Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tidak Banyak yang Tahu! Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta Ternyata Simpan Cerita Ulama Abad ke-19

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|21:30 WIB
Bagikan:
Tidak Banyak yang Tahu! Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta Ternyata Simpan Cerita Ulama Abad ke-19
Tidak Banyak yang Tahu! Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta Ternyata Simpan Cerita Ulama Abad ke-19 (Edited via canva)

PASUNDANEKSPRES.ID – Di tengah rindangnya pepohonan dan tenangnya permukaan air Situ Wanayasa, terdapat satu lokasi yang sarat dengan nilai sejarah dan religius yang kerap dilupakan oleh kebisingan kota Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta.

Saat kamu menyusuri jalan menuju kawasan ini, suasana hati terasa otomatis melambat, terbawa oleh udara segar dan bisikan alam yang menyelimuti.

Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta bukan sekadar pemakaman biasa, melainkan wilayah ziarah yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, seorang ulama atau tokoh agama yang menyebarkan Islam di wilayah kaki Gunung Burangrang, hingga mutiara kecil di tengah situ yang kini menjadi tempat penuh makna.

Pengunjung yang datang ke Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta sering melakukan ziarah sekaligus menikmati keindahan alam sekitar, pengelola kawasan menjelaskan bahwa selain menjadi destinasi wisata, lokasi ini memiliki makam yang dikeramatkan oleh masyarakat.

Sejarah Ringkas dan Tokoh Penting

Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta berada di sebuah penclut atau pulau kecil bernama Penclut Pasir Mantri yang terletak di tengah-tengah Situ Wanayasa.

Berdasarkan catatan yang dapat ditemukan, di kawasan tersebut dimakamkan dua ulama besar abad ke-19 yang dikenal sebagai Kiai Agung dan Kiai Gede.

Dikatakan bahwa Kiai Agung (Kiai Warga Nala) adalah seorang ulama yang datang ke Wanayasa dan mendirikan pesantren pertama di sana.

Menurut keterangan, Kiai Agung adalah ulama yang kali pertama membangun pesantren di Wanayasa.

Meskipun jejak persisnya belum sepenuhnya terbukti secara arkeologis, kehadiran makam di lokasi ini dianggap sebagai bagian dari warisan dakwah Islam di wilayah Purwakarta. Lokasi ini pun kemudian menjadi bagian dari destinasi wisata religi dan alam, karena keindahan alam di sekitar Situ Wanayasa memikat banyak pengunjung.

Lokasi dan Suasana Alam dan Religi yang Berpadu

Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta berada di tengah-tengah Situ Wanayasa, sebuah danau alami di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Penclut Pasir Mantri yang menampung makam ini pernah menjadi satu dari empat bukit kecil di situ, namun kini hanya satu yang tersisa menonjol di tengah air.

Ketika kamu mengunjungi tempat ini, kamu akan menemukan bahwa pengelola kawasan wisata telah menyertakan akses untuk pengunjung dan warung-warung kecil di sekitar situ yang menyajikan kuliner khas Purwakarta, seperti sate maranggi.

Namun meskipun demikian, area pemakaman atau makam keramat tetap memiliki aura kesyahduan tersendiri pepohonan rindang menaungi pulau kecil tersebut, dan suara air serta hembusan angin membuat suasana jadi lebih khusyuk sesuai untuk kegiatan ziarah atau sekadar merenung tentang perjalanan zaman.

Kondisi Terkini Makam Keramat Wanayasa

Meski Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta memiliki nilai sejarah dan religius yang tinggi, kondisi pemeliharaannya belum selalu optimal. Berdasarkan laporan, di penclut Pasir Mantri terdapat sekitar 9-11 makam yang tersebar, namun beberapa di antaranya merupakan makam baru dan sebagian lagi sudah tak kelihatan bekas-bekasnya.

Di sisi positif, keberadaan makam keramat di lokasi ini turut membantu memperkaya daya tarik wisata Wanayasa bukan hanya keindahan alam dan rekreasi, tetapi juga elemen sejarah dan religius yang makin diminati.

Dengan pengelolaan yang tepat, Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta bisa menjadi tempat yang sekaligus mendidik dan menginspirasi.

Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta menjadi satu dari sekian bentang warisan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, antara alam yang memikat dan makna yang mendalam.

Dengan menempatkan diri di antara pepohonan di Penclut Pasir Mantri, menatap permukaan air Situ Wanayasa, dan membayangkan sosok-ulama yang dimakamkan di sana, kita turut merenungkan bagaimana jejak-dakwah dan sejarah tetap hidup dalam ruang yang kita kunjungi.

Semoga kunjungan ke Makam Keramat di Wanayasa Purwakarta tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan pikiran untuk memahami bahwa setiap sudut tanah memiliki cerita yang menanti untuk kita dengar dan teruskan.

Berita Terbaru

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta30 menit lalu
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline1 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline1 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional2 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga4 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle4 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang4 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang5 jam lalu