Tidak Berkualitas, Bupati Purwakarta Ancam Tak Akan Bayar Proyek, APBD Berasal dari Pajak Rakyat

PASUNDANEKSPRES.ID - Jengah harus melulu menerima pengaduan dan sidak langsung kelapangan, Bupati Purwakarta Saeful Bahri Zein atau akrab disapa Om Zein, meminta puluhan kontraktor agar tidak asal asalan dalam melaksanakan pembangunan.
Tegas menyikapi banyaknya temuan dilapangan, tentang kondisi pembangunan yang rusak sebelum waktunya.
Selain itu, banyaknya pelanggaran pada tahapan pembangunan. Om Zein yang memiliki riwayat sebagai pengusaha, dihadapan puluhan kontraktor yang hadir menyatakan bahwa tidak akan membayar setiap pekerjaan yang secara kwalitas tidak sesuai standar.
"Jangan asal asalan, jangan berorientasi pada untung besar. Ingat , setiap rupiah yang dibayar untuk setiap inci infratsruktur yang dibangun. Semua anggaran itu berasal dari restribusi yang dipungut dari pajak rakyat, maka harus amanah," kata Om Zein kepada Pasundan Ekspres.
Sebagaimana diketahui, periode Om Zein terpilih menjadi Bupati Purwakarta periode 2024 - 2029. Program pembangunan irigasi, jembatan, jalan dan program Rutilahu gencar dilakukan.
Tidak main main, dibawah kemudi Om Zein, Pemda Purwakarta berencara menuntaskan pembangunan jalan leucir sepanjang 170 kilo meter.
"Target kita, 2027 semua jalan se Purwakarta yang memiliki panjang lebih dari 350 kilo meter akan rampung. Maka kami harap para kontraktor bekerja profesional, sebab jika ditemukan hal yang janggal dalam pembangunan infrastruktur akan dapat kami batalkan pembayarannya," lanjutnya.
Hingga waktu ke 11 bulan ini, lanjut dia, di wilayah pedesaan masih menyelesaikan banyak irigasi penunjang lahan pertanian dan irigasi pemecah banjir di wilayah perkotaan.
Meski diakuinya dengan pemotongan TKD dari pusat akan berdampak pada program yang direncanakan.
"Insya Allah tidak akan berdampak besar, penyelesaian jalan bagus di Purwakarta masih jadi prioritas," pungkasnya.(mas/sep)
