Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Tidak Layak Huni, Membuat Sunarya Khawatir Kala Hujan Turun

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|16:54 WIB
Bagikan:
Rumah Tidak Layak Huni, Membuat Sunarya Khawatir Kala Hujan Turun
Satu keluarga yang berada di Dusun Sarwijan Rt 017/004. Desa Pamanukan Hilir, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Saat ini menempati kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Foto Dok Istimewa

PASUNDAN EKSPRES - Satu keluarga yang berada di Dusun Sarwijan Rt 017/004. Desa Pamanukan Hilir, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Saat ini menempati kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. 

Keluarga yang tak mampu tersebut tinggal disebuah rumah yang berbalut bilik bambu tak layak huni dan nyaris runtuh. 

Rumah tak layak huni tersebut ditempati oleh keluarga Sunarya (32) bersama istrinya Darwati (33) serta seorang anak dan keponakannya. 

Mirisnya, jika hujan besar turun genangan air dalam rumah sunarya menjadi sebuah pemandangan yang sudah biasa terjadi. 

Kondisi rumah tersebut sudah lapuk dengan langit-langit rumah tidak tertutup plafon sejak satu bulan terakhir saat Daerah Subang Pantura hujan deras. 

"Sudah hampir satu bulan, sekitar pertengahan bulan November saat hujan kencang disertai angin atap rumah saya ambruk karena kayu penyanggahnya sudah pada lapuk," ujar Sunarya. 

Dan saat ini sunarya sangat khawatir jika hujan deras datang lagi sebab atap rumahnya sebagian sudah ambruk. sunarya juga sangat memahani bahwa rumahnya sudah tidak layak huni lagi, tapi jika mereka tidak tinggal disana tidak ada tempat tinggal lain bagi mereka. 

"Karena sebagian atap rumah sudah ambruk, kami perbaiki sebisa mungkin. Caranya mengganjal atap rumah pakai bambu. Kami khawatir kalau turun hujan, bisa saja bangunan ini ambruk," katanya.

Ketika hujan turun bukan hanya genangan air saja yang telah menjadi pemandangan, melainkan semua prabotan yang ada di dalam rumah juga ikut kehujanan. 

Hal itu disebabkan karna atapnya yang bolong, tidak ada genteng atau atap yang bisa menghalangi hujan masuk kerumahnya. 

"Karena gak ada genteng atau atap, bolong karena ambruk atapnya, jadi di dalam rumah, kami berasa seperti di luar rumah, sama-sama kehujanan," ungkapnya.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu
Rumah Tidak Layak Huni, Membuat Sunarya Khawatir Kala Hujan Turun | Pasundan Ekspres