Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Elon Musk Dikritik Setelah Menggugah Video AI Kamala Harris di X

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:49 WIB
Bagikan:
Elon Musk Dikritik Setelah Menggugah Video AI Kamala Harris di X
Elon Musk Dikritik Setelah Menggugah Video AI Kamala Harris di X (Image From: Yahoo News UK)

PASUNDAN EKSPRES - Musk dikritik usai mengunggah video AI Kamala Harris. Elon Musk mengunggah ulang sebuah video kampanye Kamala Harris yang telah dimanipulasi.

Dalam video tersebut, terdapat suara yang menirukan suara Musk sendiri. Suara tersebut menyebut Presiden Joe Biden sebagai orang yang pikun, dan mengatakan bahwa Biden tidak tahu apa-apa tentang menjalankan negara.

Selain itu, suara itu juga menambahkan bahwa sebagai seorang wanita dan orang kulit berwarna, Kamala Harris adalah seorang pekerja dengan keragaman terbaik.

Musk Dikritik Setelah Menggugah Video AI Kamala Harris 

Video manipulasi kampanye Kamala Harris yang Elon Musk unggah ulang awalnya diunggah oleh sebuah akun di X (dikenal sebagai Twitter sebelum berganti nama) yang terhubung dengan podcaster konservatif bernama Chris Kohls. Video tersebut diberi label "parodi" oleh pihak yang mengunggahnya.

Meskipun video manipulasi tersebut awalnya diunggah dengan label "parodi" oleh akun yang terkait dengan podcaster konservatif Chris Kohls, Elon Musk kemudian memposting ulang video itu tanpa memberikan keterangan apa pun.

Musk hanya menuliskan komentar "Ini luar biasa" disertai emoji tertawa, tanpa menjelaskan bahwa video tersebut adalah hasil manipulasi.

Unggahan ulang video manipulasi kampanye Kamala Harris oleh Elon Musk telah ditonton lebih dari 130 juta kali.

BACA JUGA: Kim Jong Un Evakuasi 5.000 Korban Banjir di Korut, KCNA Sebut "Keajaiban"

BACA JUGA: DPR AS masih Tak Berniat Mendukung Kamala Harris, ingin Menunggu Kebijakan-kebijakannya

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran akan adanya disinformasi politik yang dimediasi oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), menjelang pelaksanaan pemilihan presiden Amerika Serikat pada bulan November mendatang.

“Kami percaya bahwa rakyat Amerika menginginkan kebebasan, kesempatan, dan keamanan yang sesungguhnya yang ditawarkan oleh Wakil Presiden Harris; bukan kebohongan palsu yang dimanipulasi oleh Elon Musk dan Donald Trump,” ujar tim sukses kepresidenan Harris dalam sebuah pernyataan, dikutip dari France24, Rabu (31/7). 

Elon Musk memiliki hampir 192 juta pengikut di platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, yang ia beli pada tahun 2022 dalam kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS.

Dengan jumlah pengikut yang sangat besar, Musk merupakan sosok yang sangat berpengaruh di platform tersebut.

Pada awal bulan ini, Elon Musk menunjukkan dukungannya terhadap mantan Presiden Donald Trump dalam sebuah unggahan di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Hal ini terjadi tidak lama setelah Trump, yang merupakan calon presiden dari Partai Republik, lolos dari upaya pembunuhan selama sebuah rapat umum yang dihadirinya di Pennsylvania.

Gavin Newsom, Gubernur California yang berafiliasi dengan Partai Demokrat, memposting di platform X bahwa video manipulasi kampanye Wakil Presiden Kamala Harris tersebut "seharusnya ilegal".

Ia menyatakan akan segera menandatangani undang-undang yang melarang penyebaran media manipulasi semacam itu.

Menanggapi pernyataan Newsom, Elon Musk, yang memiliki pengaruh besar di platform X, menantang postingan tersebut dengan mengatakan bahwa "parodi itu legal di Amerika". Musk juga menyertakan video asli di bawah komentarnya.

(ipa)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle3 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional4 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle5 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang5 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional6 jam lalu