Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PBB: Kekerasan terhadap Anak-anak Mencapai Tingkat yang Ekstrem di Tahun 2023, Pertempuran Gaza menjadi Salah Satunya

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:03 WIB
Bagikan:
PBB: Kekerasan terhadap Anak-anak Mencapai Tingkat yang Ekstrem di Tahun 2023, Pertempuran Gaza menjadi Salah Satunya
PBB: Kekerasan terhadap Anak-anak Mencapai Tingkat yang Ekstrem di Tahun 2023, Pertempuran Gaza menjadi Salah Satunya (Image From: Le Monde)

PASUNDAN EKSPRES - PBB mengatakan kekerasan terhadap anak-anak mencapai tingkat yang ekstrem di tahun 2023, salah satu di Gaza.

Menurut sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tingkat kekerasan terhadap anak-anak yang terlibat dalam berbagai konflik di dunia telah mencapai tingkat yang ekstrem pada tahun 2023.

PBB mengatakan Kekerasan terhadap Anak-anak Mencapai Tingkat yang Ekstrem

Laporan tersebut mengatakan bahwa jumlah pembunuhan dan cedera terhadap anak-anak di berbagai konflik, mulai dari konflik antara Israel dan wilayah Palestina, hingga negara-negara seperti Sudan, Myanmar, dan Ukraina. 

Dikutip dari AP News, Rabu (12/6), berdasarkan Laporan tahunan tentang Anak-anak dalam Konflik Bersenjata yang diperoleh oleh The Associated Press pada hari Selasa, dilaporkan terjadi peningkatan mengejutkan sebesar 21% dalam pelanggaran berat terhadap anak-anak di bawah usia 18 tahun yang terlibat dalam berbagai konflik.

Laporan tersebut juga menyebutkan beberapa negara yang mengalami situasi tersebut, seperti Kongo, Burkina Faso, Somalia, dan Suriah.

BACA JUGA: Dewan Kemanan PBB Mendukung Rencana Gencatan Senjata Israel-Hamas

BACA JUGA: Menteri Sentris Israel Mengundurkan Diri dari Pemerintahan Netanyahu

Untuk pertama kalinya, laporan tahunan PBB tentang Anak-anak dalam Konflik Bersenjata memasukkan Israel ke dalam daftar hitam negara-negara yang melanggar hak-hak anak.

Hal ini disebabkan oleh tindakan Israel yang telah membunuh dan melukai anak-anak, serta menyerang fasilitas-fasilitas penting seperti sekolah dan rumah sakit.

Selain itu, laporan ini juga memasukkan kelompok Hamas dan militan Jihad Islam Palestina ke dalam daftar hitam untuk pertama kalinya.

Hal ini dikarenakan kedua kelompok tersebut terbukti terlibat dalam pembunuhan, penganiayaan, dan penculikan terhadap anak-anak.

Menurut laporan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, serangan yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober di selatan Israel dan tindakan pembalasan militer besar-besaran oleh Israel di Gaza telah menyebabkan peningkatan yang sangat signifikan, yakni sebesar 155% berkaitan dengan jumlah pelanggaran berat terhadap anak-anak.

Laporan tersebut mengatakan bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan senjata peledak di daerah-daerah yang padat penduduk di Wilayah Gaza.

Sementara itu, PBB juga memasukkan angkatan bersenjata Rusia ke dalam daftar hitam PBB untuk tahun kedua berturut-turut.

Hal tersebut disebabkan oleh tindakan mereka yang telah membunuh dan menyiksa anak-anak, serta menyerang sekolah-sekolah dan rumah sakit di Ukraina. 

Laporan tersebut menyebutkan bahwa PBB telah memverifikasi 80 anak-anak Ukraina yang terbunuh dan 419 anak lainnya yang terluka pada tahun lalu.

Sebagian besar dari korban-korban tersebut disebabkan oleh penggunaan senjata-senjata peledak oleh pasukan Rusia dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengannya.

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Subang18 menit lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle3 jam lalu
BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle5 jam lalu
Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga16 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang16 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta16 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle17 jam lalu
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang17 jam lalu