Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Luhut Usulkan Pembangunan Family Office di Indonesia, Apa Itu?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:57 WIB
Bagikan:
Luhut Usulkan Pembangunan Family Office di Indonesia, Apa Itu?
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia)

PASUNDAN EKSPRES - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan pembangunan family office di Indonesia, simak penjelasan mengenai family office.

Pemerintah Indonesia dikabarkan akan membangun family office di Indonesia yang diusulkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Hal ini diketahui setelah Presiden Joko Widodo menggelar rapat internal bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 1 Juli 2024 dalam agenda membahas rencana skema investasi family office di Indonesia.

Adapun Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan melaksanakan task force untuk mengkaji lebih dalam terkait family office.

Rupanya pembangunan family office di Indonesia ini akan diseriuskan oleh pemerintah untuk mendongkrak perekonomian nasional dan menarik minat orang kaya di luar negeri untuk berinvestasi di Tanah Air.

Lantas, apa itu family office dan bagaimana cara kerja family office?

Family Office adalah perusahaan swasta yang akan mengatur atau mengelola kekayaan suatu keluarga atau individu yang kaya.

Kebijakan ini cukup asing terdengar, namun family office diketahui sudah diterapkan di beberapa negara maju di dunia, seperti Abu Dhabi, Singapura, dan Hong Kong.

Secara sederhana, family office merupakan konsep di mana keluarga kaya maupun individu kaya mengelola investasi mereka di suatu wilayah.

Adapun pembangunan family office di Indonesia dikabarkan dibangun di Bali yang memang memiliki ekosistem pariwisata yang cukup matang dan maju sehingga cocok dibangun sebagai pusat family office Indonesia.

Cara kerja sistem ini nantinya para orang kaya di luar negeri menaruh sejumlah uang mereka di Indonesia yang ditempatkan di family office yang nantinya tidak akan dikenakan pajak.

Menurut Luhut, potensi pembangunan family office di Indonesia sangat besar sebab menurut data dari The Wealth Report, populasi individu super kaya raya di Asia diperkirakan akan tumbuh sebesar 38,3% selama periode 2023-2028. 

Peningkatan jumlah aset finansial dunia yang diinvestasikan di luar negara asal juga diproyeksikan akan terus meningkat.

"Dari perhitungan terkini, ada sekitar 11,7 triliun US dollar dana kelolaan family office di dunia," tulis Luhut dalam akun Instagramnya, dikutip Selasa (2/7).

Oleh sebab itu, family office menjadi salah satu upaya untuk menarik kekayaan dari negara lain untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

Meski Indonesia berpotensi besar untuk membangun sistem ini, Luhut menyampaikan ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar peluang pembangunan family office di Indonesia ini dapat dimaksimalkan.

Hal ini mencakup perancangan sistem perpajakan dan regulasi yang mendukung untuk aset asing, stabilitas dan kondusifitas politik dan pemerintahan, penyedia jasa manajemen aset, serta lingkungan bisnis yang mendukung. (inm)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional4 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional4 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang6 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat6 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang7 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle8 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle8 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle9 jam lalu