Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal Apa Itu Ransomware, Program Jahat yang Lumpuhkan Pusat Data Nasional

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:03 WIB
Bagikan:
Mengenal Apa Itu Ransomware, Program Jahat yang Lumpuhkan Pusat Data Nasional
Apa itu Ransomware. (Foto: Freepik)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi mengenai apa itu ransomware yang merupakan program jahat yang lumpuhkan Pusat Data Nasional selama berhari-hari.

Publik dihebohkan dengan kabar lumpuhnya Pusat Data Nasional (PDN) selama berhari-hari akibat serangan ransomware.

Hal ini menyebabkan beberapa layanan publik, termasuk imigrasi mengalami gangguan selama berhari-hari sejak Kamis, 20 Juni 2024.

Menurut Wamenkominfo, Nezar Patria, insiden gangguan Pusat Data Nasional ini diakibatkan serangan siber dari Ransomware Brain Cipher.

Adapun virus yang menyerang PDN merupakan virus baru pengembangan dari varian yang dikenal dengan nama Lockbit 3.0.

"Yang baru ini, kemudian dikembangkan satu kelompok dan melabelkannya dengan nama Brain Cipher. Dan sama seperti ransomware lain, ia mengenkripsi semua data, semua file yang ada di server yang mereka serang," ucap Nezar, dilansir dari laman resmi Kominfo, Rabu (26/6).

Nezar menjelaskan, serangan siber ini menyasar Pusat Data Nasional Sementara yang kedua (PDNS), bukan Pusat Data Nasional (PDN). 

"Ada dua PDNS, yakni yang pertama berada di Serpong dan yang kedua berada di Surabaya. Yang terkena itu yang di Surabaya. Ini juga lagi kita lokalisir wilayah-wilayah yang terdampak," jelasnya.

Berbicara mengenai ransomware, apa itu ransomware serta bagaimana cara kerja ransomware dapat memblokade sistem?

Apa itu Ransomware?

Dilansir dari laman perusahaan keamanan siber Trellix, ransomware adalah malware yang menggunakan enkripsi untuk menyimpan informasi korban sebagai tebusan. 

Data penting pengguna atau organisasi dienkripsi sehingga mereka tidak dapat mengakses file, database, atau aplikasi. 

Pelaku siber kemudian meminta uang tebusan agar akses dapat dibuka. 

Ransomware sering kali dirancang untuk menyebar ke seluruh jaringan dan menargetkan database serta server file, sehingga dapat dengan cepat melumpuhkan seluruh organisasi. 

Dalam kasus gangguan Pusat Data Nasional ini, pelaku siber meminta tebusan sebesar 8 juta US Dollar atau setara dengan Rp 131 miliar kepada pengelola PDN.

Selain itu, kasus serangan siber akibat virus Lockbit 3.0 juga pernah menimpa Bank Syariah Indonesia (BSI) pada tahun 2023 yang menyebabkan layanan perbankan mengalami down selama beberapa hari. (inm)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu