Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kampanye Politik Lewat Baliho Tak Menarik Bagi Anak Muda di Subang

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Kampanye Politik Lewat Baliho Tak Menarik Bagi Anak Muda di Subang
KAMPANYE: Baliho politik bertebaran di salah satu titik di Kabupaten Subang. MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Penggunaan baliho, banner, dan semacamnya untuk kampanye dianggap tidak menarik dan informatif bagi anak muda Subang. 

Belakangan ini sering kali kita melihat baliho, banner, dan semacamnya bermuatan kampanye politik di mana saja, terutama di jalan raya, bahkan saking banyaknya seakan membuat lingkungan semakin terlihat kumuh. 

Tapi sebenarnya apakah metode kampanye seperti itu masih efektif untuk memberikan informasi kampanye kepada anak muda? 

Pasundan Ekspres melakukan wawancara kepada tiga orang dari Gmilenial di Subang mengenai darimana mereka sering mengonsumsi informasi kampanye dan seberapa efektifkah penggunaan baliho, banner, dan sebagainya dalam menarik anak muda. 

Sri Sakinah (17) mengaku lebih banyak mengonsumsi informasi kampanye lewat media sosial. "Sebagai pengguna twitter dan instagram, sebenarnya di twitter lebi banyak ditemukan. Terlebih biasanya random gitu kan timelinenya," ucapnya. 

Ia juga mengatakan, penggunaan baliho, banner dan semacamnya saat ini kurang efektif untuk menggaet suara anak muda. 

"Kurang menurutku, karena di jalan hanya melihat sekilas. Lebih baiknya para caleg dan capres lebih adapatif dan ikuti perkembangan," ucapnya. 

Begitu pula dengan Muhammad Andra Arrasyid (17), dirinya menganggap kampanye via media sosial lebih informatif dibanding dengan baliho, banner, dan semacamnya. 

"Kalau saya sendiri lebih banyak melihat di media sosial mengenai visi misi dan gagasannya karena lebih luas dan dapat melihat segala jejak digitalnya," ucapnya. 

Meskipun demikian, Ia merasa metode tersebut masih memiliki pengaruh meski sangat sedikit sekali. 

"Tapi tidak dipungkiri baliho di jalan pun terkadang masih saya sering telaah, walaupun terkadang tidak ada gagasan dari caleg-caleg di Kabupaten Subang," ucapnya. 

Cecep (23) senada dengan dua narasumber sebelumnya. Menurutnya cara 'tradisional' tersebut sudah tidak mempan untuk kalangan muda, namun masih dapat berfungsi untuk meramaikan suasana pemilu. 

"Konvensional gak ngaruh. Bagi saya, untuk merasakan ramainya Pemilu masih pengaruh. Tapi untuk membangun awareness dan preferensi memilih gak terlalu efektif," ucapnya. 

Dilansir dari laman goodstats.id bahwa mayoritas anak muda yaitu Generasi Z dan Milenial mengetahui informasi kampanye lewat media sosial. Sebagian besar dari mereka dapatkan informasi tersebut melalui platform insragram, tiktok, twitter/ X dan youtube.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat8 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang8 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang8 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang8 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang8 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang8 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang8 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang8 jam lalu