Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polri Ungkap Sopir Mengantuk Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:50 WIB
Bagikan:
Polri Ungkap Sopir Mengantuk Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek
Polri mengungkap penyebab kecelakaan beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek akibat sopir mengantuk. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Polri mengungkap penyebab kecelakaan beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek akibat sopir mengantuk dan kelelahan.

Hal ini berdasarkan kesimpulan sementara oleh Tim TAA (Traffic Accident Analysis) setelah melakukan investigasi terhadap kasus kecelakaan beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin, 8 April lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, sopir Grand Max berinisial UK tersebut mengalami kelelahan lantaran berkendara selama empat hari dari Jakarta-Ciamis dan sebaliknya tanpa henti dari 5 April 2024.

"Jakarta-Ciamis sampai dengan tanggal 8 sehingga pengemudi tersebut mengalami kelelahan yang mengakibatkan microsleep atau mengantuk karena kelelahan," ucap Brigjen Trunoyudo dalam konferensi pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (15/4).

Adapun, menurut Karopenmas, temuan sementara ini berdasarkan hasil keterangan para saksi yang mengetahui aktivitas sopir Grand Max tersebut sebelum kecelakaan terjadi.

Kendati demikian, Brigjen Trunoyudo belum mengungkap apakah sopir tersebut nantinya akan menjadi tersangka atau tidak.

Dia menyebut, proses penyelidikan kasus kecelakaan beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek ini masih berjalan.

Sementara itu, Tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 12 jenazah korban kecelakaan beruntun KM 58 Tol Jakarta-Cikampek dalam waktu 6-7 hari.

"Rangkaian kegiatan identifikasi maksimal telah kami laksanakan, mulai dari penanganan tkp, memeriksaan korban, pengambilan data ante mortem terutama dari pihak keluarga inti, termasuk juga pengambilan sampel DNA, pencocokan data ante mortem dengan post mortem melalui beberapa metode yang akhirnya menghasilkan identifikasi personal atas seluruh korban," ucap Kapusdokkes Polri Irjen Pol. dr. Asep Hendradiana dalam konferensi pers, Senin (15/4).

Selain itu, PT Jasa Raharja juga telah memberikan santunan kepada keluarga atau ahli waris korban kecelakaan beruntun KM 58 sebesar Rp 50 juta.

Diketahui, kecelakaan beruntun terjadi di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin, 8 April 2024 yang bersamaan dengan puncak arus mudik Lebaran.

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan yakni, minibus Grand Max, mobil Terios, dan bus Primajasa yang menyebabkan 12 orang tewas akibat peristiwa tersebut. (inm)

Berita Terbaru

Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Subang21 menit lalu
SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

Subang35 menit lalu
Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Purwakarta36 menit lalu
SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

Purwakarta39 menit lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Subang41 menit lalu
Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Purwakarta43 menit lalu
Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Subang48 menit lalu
Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Purwakarta50 menit lalu
Swiss-Bellhotel Karawang Rayakan Halloween di Lantai 16

Swiss-Bellhotel Karawang Rayakan Halloween di Lantai 16

Karawang53 menit lalu
Pemilik Warung Klontong di Karawang Cabuli Tujuh Anak Laki-laki dan Satu Perempuan

Pemilik Warung Klontong di Karawang Cabuli Tujuh Anak Laki-laki dan Satu Perempuan

Karawang58 menit lalu