Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anak Meninggal Saat Kemah Pramuka ini Kata Kadinkes Subang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|15:48 WIB
Bagikan:
Anak Meninggal Saat Kemah Pramuka ini Kata Kadinkes Subang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi saat menyampaikan tanggapan terkait fenomena penyakit jantung yg dialamai anak-anak.

SUBANG-Kejadian tragis menimpa seorang siswa yang mengikuti kegiatan kemah Pramuka di Subang. Siswa tersebut, yang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri sebelum akhirnya meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi menjelaskan, bahwa insiden ini kemungkinan besar disebabkan oleh penyakit jantung bawaan yang diderita oleh siswa tersebut.

Menurut dr. Maxi, berdasarkan informasi dari pihak Puskesmas dan riwayat kesehatan yang dimiliki oleh siswa tersebut, diketahui bahwa anak ini memang memiliki riwayat penyakit jantung. 

"Penyakit jantung ini ada banyak jenisnya dan penyebabnya bervariasi. Salah satu yang paling umum pada anak-anak adalah penyakit jantung bawaan, seperti bocor jantung,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres.

Bocor jantung, lanjutnya, adalah kondisi di mana terdapat celah pada septum yang memisahkan atrium dan ventrikel jantung. Celah ini menyebabkan darah yang seharusnya terpisah, bercampur, yang mengganggu fungsi normal jantung dan sering kali menyebabkan gejala pada penderitanya.

Selain bocor jantung, ada pula penyakit katup jantung yang umumnya diderita oleh anak-anak sejak lahir. 

"Penyakit katup ini juga bisa berbahaya jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini," terangnya.

Maxi menjelaskan, jenis penyakit jantung lainnya yang lebih umum ditemukan pada orang dewasa, namun juga bisa diderita oleh anak-anak, termasuk jantung koroner, yang sering kali berkaitan dengan kondisi seperti hipertensi dan diabetes. Juga, ada penyakit yang menyerang otot jantung, dikenal sebagai jantung bengkak, yang dapat menyebabkan gejala seperti pembengkakan kaki.

"Selain itu, gangguan pada sistem kelistrikan jantung juga bisa menyebabkan irama jantung tidak teratur, yang pada akhirnya bisa berujung pada kondisi yang fatal," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi dan mengelola penyakit jantung sejak dini, terutama pada anak-anak yang memiliki riwayat atau gejala yang mencurigakan. 

"Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jantung, khususnya pada anak-anak," pungkasnya. (cdp)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga3 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang5 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional6 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional7 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta8 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat8 jam lalu