Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pangandaran Diguncang Gempa 5,5 M, BMKG Ungkap Sumbernya

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|09:39 WIB
Bagikan:
Pangandaran Diguncang Gempa 5,5 M, BMKG Ungkap Sumbernya
Badan Mateorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa yang dialami oleh Pangandaran, Jawa Barat. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Badan Mateorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa yang dialami oleh Pangandaran, Jawa Barat. 

Gempa tersebut berkekuatan 5,5 Magnitudo yang merupakan gempa intraplate yang bersumber dari salah satu lempeng utama di RI, Lempeng Eurasia. 

Pusat gempa tersebut berada di laut 80 km barat daya Kabupaten Pangandaran yang mempunyai kedalaman 14 km. 

Kekuatan gempa tersebut ternyata dirasakan oleh sejumlah daerah dengan skala MMI IV di Garut, III di Cilacap, III di Pelabuhan Ratu, III di Sukabumi, II–III Bandung, III di Cianjur, III di Pangandaran, II–III di Bogor.

Semakin tinggi angka skalanya, makin kuat dirasakan warga di lokasi.

"Gempa Mag. 5,3 kedalaman 41 km guncang jawa barat bagian selatan di duga dipicu penyesaran dalam lempeng Eurasia (intraplate earthquake)," tutur Kepala Pusat Gempabumi BMKG Daryono di akun X @DaryonoBMKG, Kamis (28/12).

Apa itu Lempeng Eurasia?

Melansir dari Wikipedia Lempeng Eurasia adalah lempeng tektonik terbesar ketiga yang berada di daerah Eurasia, daratan yang terdiri dari benua Eropa dan Asia kecuali di daerah India, Jazirah Arab, dan timur Pegunungan Verkhoyansk di Siberia Timur. 

Ini adalah yang terbesar ketiga, sedikit lebih kecil dari lempeng Pasifik dan lempeng Amerika Utara. Karena batas lempeng tektonik Bumi sering kali terdiri dari kerak benua dan samudra, Lempeng Eurasia mengandung bagian dari Samudra Atlantik dan Samudra Arktik.

Lantaran menjadi pertemuan tiga lempeng itulah RI menjadi daerah rawan gempa bumi. 

"Jalur pertemuan lempeng berada di laut sehingga apabila terjadi gempabumi besar dengan kedalaman dangkal maka akan berpotensi menimbulkan tsunami sehingga Indonesia juga rawan tsunami."

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline44 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu