Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BMKG jelaskan Mengenai Fenomena Gulungan Awan-Petir di Sumedang

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|17:30 WIB
Bagikan:
BMKG jelaskan Mengenai Fenomena Gulungan Awan-Petir di Sumedang
Fenomena Gulungan Awan-Petir di Sumedang yang sempat ramai dimedia sosial. Video dengan berdurasi 30 menit tersebut memperlihatkan fenomena alam awan-petir. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Fenomena Gulungan Awan-Petir di Sumedang yang sempat ramai dimedia sosial. Video dengan berdurasi 30 menit tersebut memperlihatkan fenomena alam awan-petir. 

Warga Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sutisna (38) mengatakan fenomena tersebut terjadi pada hari Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 19.00 WIB. 

"Persisnya fenomena alam itu terjadi di wilayah mana itu saya sendiri tidak tahu pasti, tapi kalau terlihat di Jatinangor ini sepertinya di wilayah sekitar Gunung Tampomas (Sumedang)," ujar Sutisna 

Tanggapan BMKG Mengenai Fenomena Gulungan Awan-Petir di Sumedang 

Senior Forecaster badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) Muhammad hakiki mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan awan cumulonimbus. 

BACA JUGA:Berusia 800 Tahun, Mangkuk Penyembuh Peninggalan Islam Ditemukan di Turki

Dari Analisis Citra Satelit pukul 10.40 UTC (17.40 WIB) telah terpantau dan terbentuknya awan CB yang berada di Wilayah Jawa Barat tepatnya sebelah timur Kota Bandung. 

Awan tersebut yang terus tumbuh dan meluas hingga Kota Bandung dan sekitarnya mulai menyeluruh sekitar pukul 13.00 UTC (2.00 WIB). 

Hakiki mengatakan awan cumulonimbus bisa bertumbuh hingga ketinggian 15 kilometer.

"Fenomena munculnya awan ini, merupakan fenomena normal yang sering terjadi khususnya di musim hujan dan peralihan musim." 

"Pada saat pembentukan awan cumulonimbus terjadi mekanisme yang kompleks di dalam awan tersebut salah satunya pergerakan vertikal yang kuat, dan proses pembentukan es dapat terjadi." 

BACA JUGA:Ilmuan Temukan Titik Terang Mengenai Tengkorak Dinosaurus Sepanjang 23 inci

"Perbedaan muatan listrik dalam sistem awan cumulonimbus juga dapat menyebabkan terjadinya kilat petir," tutur Hakiki.

Hakiki juga mengimbau kepada seluruh wara untuk berhati-hati. Karna cumolonimbus bisa mengakibatkan terjadinya kilatan petir, agin bahkan puting beliung. 

"Kami imbau warga selalu waspada terkait potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi, khususnya di musin hujan saat ini," ucapnya

Tapi adanya fenomena ini merupakan hal normal, jadi warga tidak perlu takut dan khawatir," tutup Hakiki. 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini1 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat3 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta3 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta3 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang4 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline4 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline5 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle7 jam lalu