Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aplikasi Pengganti dari WhatsApp Tumbuh Pesat Tapi Terancam Diblokir

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|22:30 WIB
Bagikan:
Aplikasi Pengganti dari WhatsApp Tumbuh Pesat Tapi Terancam Diblokir
Aplikasi pengganti Whatsapp kini terancam diblokir oleh kominfo. (ilustrasi freepik @Ibrahim Hasan)

PasundanEkspres - Aplikasi Telegram semakin diminati oleh pengguna dan mulai mengejar WhatsApp yang sudah lama menjadi aplikasi favorit banyak orang. Namun, nasib Telegram di Indonesia kini berada di ujung tanduk.

Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengklaim bahwa aplikasi pesan instan yang diciptakannya itu akan mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan dalam waktu satu tahun.

"Kami mungkin akan melampaui satu miliar pengguna aktif bulanan dalam satu tahun sekarang. Telegram menyebar seperti kebakaran hutan," kata Durov, yang sepenuhnya memiliki Telegram, seperti dikutip PasundanEkspres dari Reuters.

WhatsApp, sebagai pesaing utama Telegram, masih unggul dengan dua miliar pengguna aktif bulanan.

Telegram, yang sangat berpengaruh di negara-negara bekas Uni Soviet, menduduki peringkat sebagai salah satu platform media sosial utama, setelah Facebook, YouTube, WhatsApp, Instagram, TikTok, dan WeChat.

Telegram Terancam Ditutup di Indonesia

Tren pertumbuhan pengguna Telegram tersebut menghadapi hambatan besar, khususnya di Indonesia. Telegram disebut-sebut banyak digunakan untuk berjudi online, sementara Presiden Joko Widodo tengah gencar memberantas perjudian ilegal tersebut.

Ancaman penutupan layanan Telegram di Indonesia bahkan diungkapkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memberikan peringatan keras terhadap pihak yang tidak kooperatif dalam memberantas judi online. Bagi penyelenggara jasa internet (ISP) yang tidak kooperatif akan ditutup, sedangkan platform digital akan dikenai denda sebesar Rp 500 juta per kontennya.

"Platform digital ini sangat kooperatif, saya sebut saja di sini, tinggal Telegram yang tidak kooperatif," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (24/5/2024).

Ia mencontohkan Google yang menunjukkan keseriusan dalam mengatasi judi online di platform mereka dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Dan, sekarang ada tren, para judi online ini bermainnya di Telegram. Oleh karena itu, saya peringatkan kepada Telegram, jika tidak mau kooperatif untuk memberantas judi online ini, kami pasti akan menutupnya," tegas Budi.

Telegram sendiri pernah bermasalah di Indonesia. Pada tahun 2017, aplikasi ini sempat diblokir oleh Kominfo karena di dalamnya terdapat konten radikalisme, terorisme, hingga paham kebencian, yang menjadi alasan pemutusan akses layanan tersebut oleh pemerintah.

Saat itu, Pavel Durov bahkan harus datang ke Indonesia untuk membahas pemblokiran Kominfo terhadap layanannya yang berlangsung hampir satu bulan. Akhirnya, Telegram dinormalisasi setelah disepakati untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga9 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang11 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang11 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang11 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional12 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional13 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle14 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta14 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat14 jam lalu