1.314 KPM Desa Mulyasari di Subang Dapat Bantuan Pangan

PASUNDANEKSPRES.ID - Kerumunan warga nampak padat di aula Desa Mulyasari Kecamatan Binong, mereka adalah para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengantri sejak pagi hingga tengah hari. Kedatangan mereka untuk mendapatkan bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter periode Februari-Maret 2026.
Kepala Desa Mulyasari Kecamatan Binong H. Abdul Basit membaur bersama warga mengawasi proses penyalurannya. Sementara perangkat desa dan petugas mengatur alur penyaluran, mengabsen dan memverifikasi berkas persyaratan KPM seperti KTP dan KK.
"Iya ini banyak banget, warga berdesakan di luar dan di dalam aula, makanya saya ikut mengawasinya," kata H. Abdul Basit Kades Mulyasari kepada Pasundan Ekspres.
Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng
Dikatakannya Program Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng ini berasal dari Kemensos RI yang dalam pendistribusian dikerjasamakan dengan Bulog dan PT Pos Indonesia bersama desa terkait.
Pemdes Mulyasari akan terus bekerja dengan baik dan memfasilitasi warga dalam hal bantuan sosial dari pemerintah pusat, salah satunya adalah bantuan pangan, PKH dan BPNT.
"Ini kan program pusat, kita hanya fasilitator saja, dalam proses penyalurannya," katanya.
Memurutnya, bantuan pangan beras dan minyak goreng ini, sangat berarti bagi wargamya di tengah kondisi lonjakan harga bahan pokok.
"Setidaknya bantuan ini bermanfaat dan membantu kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat," imbuhnya.
Informasi yang diterima Pasundan Ekspres, bahwa pogram bantuan pangan dari Kemensos RI tahun 2026 ini adalah kelanjutan progam sejak 2025 lalu, proses penyaluran bekerjasama dengan Bulog, urtuk periode Februari-Maret.
Program ini menyasar jutaan keluarga prasejahtera yang datanya bersumber dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, khususnya Desil 1-4.(dan/sep)
