Anggaran Capai Rp20 Miliar, Subang Targetkan 1.000 Rumah Akan Diperbaiki Lewat Program Perumahan 3 Juta Rumah

SUBANG- Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) mendukung program nasional penyediaan dan peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program perbaikan rumah tidak layak huni dalam rangka menyukseskan Program Perumahan 3 Juta Rumah.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) Kabupaten Subang, Indratno Bayuaji, S.T., mengatakan program tersebut difokuskan untuk memperbaiki rumah warga yang secara konstruksi sudah tidak memenuhi standar kelayakan.
Menurutnya, perbaikan rumah dilakukan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan berat atau kondisi yang dinilai sudah tidak aman untuk dihuni. Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
“Program 3 juta rumah ini salah satunya melalui bantuan perbaikan rumah. Jadi rumah yang sudah tidak memenuhi syarat secara konstruksi akan kita perbaiki,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar. Untuk target perbaikan sebanyak 1.000 rumah, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp20 miliar dengan asumsi bantuan sekitar Rp20 juta untuk setiap unit rumah.
Hingga saat ini, realisasi program perbaikan rumah di Kabupaten Subang telah mencapai ratusan unit. Dari target yang ditetapkan, sebanyak 207 rumah sudah berhasil mendapatkan bantuan perbaikan.
“Alhamdulillah, untuk saat ini sudah sekitar 207 rumah yang terealisasi. Kita terus berupaya agar target 1.000 rumah dapat tercapai,” jelasnya.
Ia menyebutkan, penerima bantuan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Subang dan tidak hanya terpusat di satu kecamatan. Penentuan lokasi perbaikan dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
Salah satu wilayah yang menjadi lokasi dengan jumlah penerima cukup banyak berada di Kecamatan Serangpanjang. Namun, program tersebut juga akan terus digulirkan secara merata, baik wilayah selatan maupun pantura Kabupaten Subang sesuai dengan kondisi rumah warga.
“Untuk lokasi tidak hanya di Kecamatan Subang saja, tetapi tersebar. Kita lihat kebutuhan di lapangan, mana yang memang membutuhkan bantuan perbaikan,” katanya.
Ia menambahkan, kebutuhan akan rumah dipastikan terus berkembang seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan kondisi sosial masyarakat. Bertambahnya anggota keluarga, anak yang sudah menikah, maupun adanya pendatang menjadi faktor yang menyebabkan kebutuhan hunian terus meningkat.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Subang berharap dapat membantu masyarakat mendapatkan rumah yang lebih layak sekaligus mendukung pencapaian target nasional Program Perumahan 3 Juta Rumah.
"Maka ke depan, DPKP akan terus mendorong penambahan kuota bantuan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," pungkasnya.(znl/ysp)
