Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anggota DPRD Jabar, Andhika Surya Gumilar Soroti Krisis Kesehatan Mental di Kalangan Pelajar

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|12:30 WIB
Bagikan:
Anggota DPRD Jabar, Andhika Surya Gumilar Soroti Krisis Kesehatan Mental di Kalangan Pelajar
Andhika Surya Gumilar Soroti Krisis Kesehatan Mental di Kalangan Pelajar. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

SUBANG- Persoalan kesehatan mental di kalangan pelajar menjadi perhatian serius berbagai pihak. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Andhika Surya Gumilar, menyoroti meningkatnya tekanan psikologis yang dialami pelajar dan meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah krisis yang lebih luas.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V

Menurut Andhika, pelajar saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain beban akademik, mereka juga dihadapkan pada tekanan sosial, pergaulan, pengaruh media digital, hingga tuntutan keluarga yang kadang berlebihan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu stres, kecemasan, depresi, bahkan tindakan berbahaya jika tidak ditangani sejak dini.

“Kesehatan mental pelajar tidak boleh dianggap sepele. Banyak anak-anak kita yang terlihat baik-baik saja, tetapi sebenarnya sedang memikul tekanan berat,” ujar Andhika pada Kamis (23/4/2026).

Andhika menilai sekolah tidak cukup hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus menjadi ruang aman dan sehat bagi tumbuh kembang psikologis siswa. Karena itu, Andhika mendorong agar layanan konseling di sekolah diperkuat dan tenaga pendamping psikologis diperbanyak.

Menurutnya, guru Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran penting, namun jumlah dan kapasitasnya masih perlu ditingkatkan agar mampu menjangkau kebutuhan siswa secara optimal.

“Sekolah harus punya sistem pendampingan yang ramah dan mudah diakses siswa. Jangan sampai anak takut bicara saat sedang mengalami masalah,” katanya.

Sebagai anggota Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, Andhika juga meminta adanya sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam menangani isu kesehatan mental pelajar.

Tambah Andhika, orang tua juga perlu diberikan edukasi agar mampu mengenali tanda-tanda gangguan psikologis pada anak, seperti perubahan perilaku, menarik diri, mudah marah, kehilangan motivasi belajar, atau gangguan tidur.

“Peran keluarga sangat penting. Anak yang merasa didengar dan didukung di rumah biasanya lebih kuat menghadapi tekanan,” tegasnya.

Selain itu, Andhika menyoroti dampak penggunaan media sosial yang berlebihan. Menurutnya, paparan perbandingan hidup, perundungan digital, dan tekanan citra diri sering kali menjadi sumber gangguan mental pada remaja.

Ia mengajak pelajar untuk lebih bijak menggunakan teknologi serta berani mencari bantuan jika merasa kewalahan secara emosional.

“Kita harus bangun budaya bahwa mencari bantuan itu bukan tanda lemah, justru bentuk keberanian,” ujarnya.

Andhika berharap pemerintah daerah segera memperluas program edukasi kesehatan mental di sekolah-sekolah, termasuk seminar, konseling berkala, dan ruang curhat yang aman bagi siswa.

“Kita ingin generasi muda Jawa Barat tumbuh cerdas secara intelektual, kuat secara mental, dan siap menghadapi masa depan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Andhika Surya Gumilar.(hdi)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle12 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga21 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu