Anggota DPRD Subang Reses Serap Aspirasi Konstituen di Dapil

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Subang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Sri Wahyuningsih, kembali turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan reses yang digelar di daerah pemilihannya. Dalam agenda tersebut, berbagai persoalan warga mencuat, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, tenaga kerja, hingga bantuan sosial.
Kegiatan reses anggota DPRD Subang yang dilaksanakan di enam titik itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan keluhan secara langsung kepada wakil rakyatnya.
Sri Wahyuningsih menyebut aspirasi yang diterima sangat beragam dan menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera ditangani pemerintah daerah.
Di sektor pertanian, warga menyoroti persoalan irigasi yang dinilai menghambat produktivitas sawah.
Mereka berharap pemerintah segera melakukan normalisasi Sungai Cileuleuy agar aliran air kembali optimal dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi lahan pertanian.
Selain itu, petani juga mengeluhkan serangan hama tikus yang kerap menyebabkan gagal panen.
Dalam forum tersebut, warga mengusulkan pemasangan Rubuha sebagai langkah antisipasi untuk menekan populasi hama tikus di area persawahan.
“Pertanian masih menjadi tulang punggung masyarakat di wilayah kami. Karena itu persoalan irigasi dan hama tikus harus mendapat perhatian serius,” ucap Sri Wahyuningsih minggu di Desa Tambak mekar Rt 14 Rw 04 pada Minggu (19/4/2026).
Tak hanya pertanian, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Banyak tenaga pengajar menyampaikan harapan agar kesejahteraan guru, khususnya honorer, lebih diperhatikan.
Selain itu, warga meminta adanya peningkatan kompetensi guru dan perbaikan sarana prasarana sekolah yang dinilai sudah tidak layak, terutama di wilayah Dapil II.
Menurut Sri, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, peningkatan kualitas guru dan fasilitas sekolah tidak boleh diabaikan.
Aspirasi dari Pemuda untuk Anggota DPRD Subang
Di bidang ketenagakerjaan, masyarakat berharap pemerintah mampu memfasilitasi tersedianya lapangan kerja, khususnya bagi lulusan baru SMA maupun SMK.
Aspirasi ini dinilai penting mengingat banyak anak muda di wilayah pedesaan yang kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah.
Selain itu, kaum perempuan juga meminta adanya pelatihan keterampilan serta dukungan permodalan usaha agar mampu membuka usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara mandiri.
“Perempuan perlu diberdayakan agar memiliki kemandirian ekonomi. Dengan pelatihan dan dukungan modal, mereka bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga,” jelas Sri Wahyuningsih, anggota DPRD Subang yang sudah menjabat lebih dari 1 periode itu.
Salah satu aspirasi yang paling menonjol datang dari kalangan muda. Mereka berharap pemerintah menghadirkan program beasiswa bagi pelajar berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap generasi masa depan.
“Memfasilitasi beasiswa bagi mereka yang berprestasi adalah salah satu dukungan untuk membangun generasi muda yang berkualitas. Saya berharap pemerintah dapat mempertimbangkan program beasiswa tersebut,” ungkapnya.
Di sisi lain, persoalan jaminan sosial juga mengemuka. Warga meminta agar bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah benar-benar tepat sasaran dan diberikan sesuai kondisi riil masyarakat.
Menurut Sri, perlu langkah konkret berupa kajian dan peninjauan ulang data penerima bantuan agar tidak terjadi ketimpangan maupun salah sasaran.
Sebagai anggota DPRD Subang dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Jalancagak, Kasomalang, Cisalak, Sagalaherang, Ciater, dan Serangpanjang, Sri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat.
Ia memastikan seluruh masukan yang diterima dalam reses akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi warga akan kami perjuangkan. Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(Hdi)
