Anggota DPRD Subang: Srikandi Gerindra Berjuang Lewat Kebijakan

SUBANG - Anggota DPRD Subang dari Fraksi Gerindra, Zenneita Frara, mengungkapkan pentingnya peran perempuan dalam dunia politik, khususnya di lembaga legislatif daerah.
Menurutnya, kehadiran perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen penting dalam menyeimbangkan arah kebijakan publik.
Anggota DPRD Subang dari Fraksi Gerindra
Wanita yang akrab disapa Zanet ini menyebut, perempuan memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat berbagai persoalan, terutama yang berkaitan dengan isu sosial, keluarga, serta kebutuhan masyarakat sehari-hari. Perspektif tersebut dinilai mampu memperkaya proses pengambilan keputusan di DPRD.
“Perempuan itu punya kepekaan yang kuat terhadap persoalan sosial. Karena itu, kehadiran perempuan di DPRD memang dibutuhkan untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berimbang,” ungkapnya saat diwawancara Pasundan Ekspres.
Ia mengaku, motivasinya terjun ke dunia politik berangkat dari keinginan untuk memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Seiring waktu, dorongan tersebut semakin kuat, terutama ketika berhadapan langsung dengan berbagai aspirasi warga yang membutuhkan perjuangan di tingkat kebijakan.
Dalam perjalanannya, Zanet tidak menampik adanya tantangan, terutama stigma yang masih melekat bahwa politik identik dengan laki-laki.
Namun, hal itu justru menjadi pemacu semangat untuk membuktikan kapasitas perempuan di ruang publik. Selain itu, ia juga menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara tugas politik dan tanggung jawab keluarga.
“Tantangan pasti ada, tapi itu menjadi motivasi untuk terus membuktikan bahwa perempuan juga mampu berperan dan berkontribusi,” kata Zanet.
Terkait capaian, ia mengaku hal paling membanggakan adalah ketika aspirasi masyarakat dapat direalisasikan dalam bentuk program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Meski demikian, Zanet menilai keterwakilan perempuan di legislatif masih perlu ditingkatkan, baik dari sisi jumlah maupun kualitas peran.
Ia berharap ke depan semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dan memiliki posisi strategis dalam pengambilan keputusan.
Dalam upayanya, ia konsisten mendorong isu-isu perempuan dalam berbagai pembahasan, seperti pemberdayaan ekonomi, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. Selain itu, ia juga rutin turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi.
Ia pun mengajak generasi muda perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia politik. Menurutnya, perempuan memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi dan memimpin.
“Yang penting terus belajar, percaya diri, dan berani menyuarakan pendapat,” ucapnya.
Ia berharap ke depan keterlibatan perempuan di legislatif semakin kuat, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif dan mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.(cdp/ysp)
