Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angkot di Subang Semakin Terpinggirkan, Sopir Mengeluh, Penumpang Berkurang

E
EgiEditor: Egi
|06:00 WIB
Bagikan:
Angkot di Subang Semakin Terpinggirkan, Sopir Mengeluh, Penumpang Berkurang
Supir angkutan kota (angkot) mengeluhkan berkurangnya pengguna jasa transportasi umum, yang berdampak langsung pada penghasilan mereka.

SUBANG-Angkutan umum di Kabupaten Subang, mengalami penurunan jumlah penumpang yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah supir angkutan kota (angkot) mengeluhkan berkurangnya pengguna jasa transportasi umum, yang berdampak langsung pada penghasilan mereka.

Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat Subang kini lebih banyak beralih ke kendaraan pribadi dan transportasi berbasis aplikasi. Hal ini membuat eksistensi angkutan umum tradisional semakin terpinggirkan, sehingga beberapa supir bahkan mengaku berkurang mendapatkan penumpang, terutama di luar jam-jam sibuk.

Beberapa supir mengungkapkan bahwa penurunan ini terjadi karena berbagai faktor, termasuk pergeseran kebiasaan masyarakat yang lebih memilih kendaraan pribadi dan transportasi berbasis aplikasi.

Salah satu supir angkot, Hendra mengungkapkan, bahwa pendapatannya menurun drastis dibandingkan beberapa tahun lalu. "Dulu, dalam sehari saya bisa mendapatkan Rp200-300 ribu lebih. Sekarang, kalau dapat Rp150 ribu saja sudah bersyukur. Banyak kursi kosong, penumpang sekarang lebih suka pakai motor sendiri atau naik ojek online," keluh Hendra saat ditemui ditempat.

Menurutnya, keberadaan ojek dan taksi online sangat berdampak pada bisnis angkot. Selain itu banyak anak muda yang lebih memilih membeli sepeda motor dengan sistem kredit daripada harus naik angkutan umum setiap hari.

Nasib serupa juga dialami sopir angkot lainnya, seperti Jajang, yang mengatakan bahwa jumlah penumpang terus menurun sejak pandemi Covid-19. Walaupun pandemi telah berlalu, kebiasaan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi masih berlanjut. "Sekarang lebih banyak yang pakai mobil atau motor pribadi. Saya sering lihat angkot yang jalan cuma isi setengah, bahkan kadang cuma beberapa orang saja," ujarnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, para supir angkutan umum masih berharap agar jumlah penumpang bisa kembali meningkat. Mereka menginginkan adanya kebijakan dari pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan transportasi umum.

Para supir pun berharap kondisi akan segera membaik agar mereka bisa kembali mendapatkan penghasilan yang layak dari profesi mereka.(znl/sep)

Berita Terbaru

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline10 menit lalu
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional12 menit lalu
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga32 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat12 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta12 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta13 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang14 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline14 jam lalu