Banjir di Subang: Bupati Turun Langsung ke Lokasi Pengungsian, Pastikan Bantuan Disalurkan

PASUNDANEKSPRES.ID - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Subang mendorong pemerintah daerah bergerak cepat memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Salah satu lokasi pengungsian yang menjadi perhatian adalah area Fly Over Pamanukan, yang saat ini menampung warga yang rumahnya terendam air.
Pada Senin (26/1/2026), Bupati Subang Reynaldy Putra Andita turun langsung ke lokasi pengungsian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran jajaran Kapolres Subang, Dandim 0605/Subang, Kepala BPDB Kabupaten Subang, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Pamanukan ikut mendampingi sang bupati.
Di lokasi, rombongan menyapa para pengungsi, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus menyalurkan bantuan logistik berupa bahan kebutuhan pokok. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.
Warga pengungsi menyambut baik langkah pemerintah daerah yang dinilai sigap dan responsif.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Subang memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.
Bantuan berupa kebutuhan pokok disalurkan untuk mendukung aktivitas harian para pengungsi selama berada di tempat penampungan.
Reynaldy menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan posko pengungsian lengkap dengan dapur umum.
Ketersediaan makanan menjadi prioritas utama agar kebutuhan pangan warga terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Hari ini kita menyiapkan posko dan dapur umum. Untuk makanannya langsung kita drop,” ucapnya dikutip Pasundan Ekspres, Kamis (29/01).
Selain logistik, Pemkab Subang juga menyiagakan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Tenaga medis disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Berdasarkan data sementara pemerintah daerah, banjir telah berdampak pada ribuan rumah warga. Sekitar 3.500 rumah dilaporkan terdampak di beberapa kecamatan, di antaranya Blanakan, Ciasem, Pamanukan, Pusakanagara, dan Legonkulon.
Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah pasti dan kebutuhan lanjutan.
Di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai, Bupati Subang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu penanganan bencana.
(ipa)
