Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir Pantura Meluas, Bupati Subang Desak BBWS Bertindak Cepat

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:16 WIB
Bagikan:
Banjir Pantura Meluas, Bupati Subang Desak BBWS Bertindak Cepat
Bupati Subang minta BBWS segera atasi banjir Pantura yang kian meluas.

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang terus meluas di wilayah Pantura Subang.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul tingginya intensitas hujan yang menyebabkan genangan semakin parah dan berdampak pada delapan kecamatan.

Bupati yang akrab disapa Kang Rey itu menegaskan, penanganan banjir Pantura tidak bisa hanya bersifat darurat, melainkan harus dibarengi solusi jangka panjang berupa pembangunan tanggul yang layak serta normalisasi sungai-sungai penyebab banjir.

Kang Rey menyampaikan, hingga Kamis (29/1), banjir masih terjadi dan bahkan meluas akibat hujan deras yang turun tanpa henti sejak malam sebelumnya. Kecamatan Compreng menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.

“Banjir Pantura sampai hari ini masih terjadi, bahkan ada penambahan luasan. Total sudah delapan kecamatan terdampak karena hujan belum berhenti,” ujarnya saat meninjau wilayah terdampak.

Ia menegaskan masyarakat Pantura tidak sendirian menghadapi bencana ini.

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, termasuk dirinya, akan berkantor langsung di wilayah Pantura agar kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani.

“Saya dan jajaran sudah standby di Pantura sejak empat hari lalu. Mulai hari ini kami fokus 1x24 jam dan akan ngantor di Pantura supaya kebutuhan urgent masyarakat bisa langsung dipenuhi,” kata Kang Rey.

Dalam penanganan jangka pendek, Pemerintah Daerah Subang memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak melalui pendirian posko pengungsian dan dapur umum.

Saat ini, dapur umum dan dapur mandiri melayani sekitar 8.000 warga dengan distribusi makanan dua kali sehari.

“Kami juga mengupayakan relokasi warga yang mengungsi di tempat kurang layak seperti fly over. Untuk daerah dengan genangan tinggi, kami sarankan pindah ke posko,” jelasnya.

Kang Rey mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak dalam penanganan banjir Pantura, mulai dari OPD, TNI-Polri, perangkat desa, kader Posyandu, BPBD, hingga masyarakat.

“Makanan di dapur umum dimasak secara rereongan. Semua berkolaborasi, ini kekuatan kita,” ujarnya.

Selain penanganan darurat, Kang Rey mengaku terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat agar akar persoalan banjir Pantura segera ditangani.

Ia mengungkapkan telah meminta BBWS untuk mempercepat pembangunan tanggul dan normalisasi sungai.

“Tadi pagi saya sudah menghubungi Gubernur Jawa Barat agar BBWS segera membuat tanggul yang layak dan menormalisasi sungai-sungai,” tegasnya.

Ia memastikan Pemerintah Daerah Subang all out dalam penanganan banjir sejak awal kejadian dan seluruh stakeholder telah terkonsolidasi untuk membantu warga terdampak.

Di akhir pernyataannya, Kang Rey mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem. Ia juga mengajak warga berperan aktif mencegah banjir dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kita harus menjaga alam. Salah satu penyebab banjir adalah sampah dan bangunan liar. DLH juga standby mengangkut sampah yang terbawa banjir,” katanya.

Kang Rey kembali menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Subang untuk terus mendorong BBWS dan pihak terkait agar penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh.

“Kita upayakan maksimal normalisasi sungai dan pembangunan tanggul agar tahun depan banjir Pantura tidak terulang,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle13 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu