Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bersatu Lawan Banjir, Desa-desa di Pamanukan Ajukan Pembangunan Embung

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:30 WIB
Bagikan:
Bersatu Lawan Banjir, Desa-desa di Pamanukan Ajukan Pembangunan Embung
Kepala desa dan perwakilan warga saat mengikuti audiensi penanganan banjir di Aula Kecamatan Pamanukan, Selasa (10/2/2025) (Foto: dok PR Subang)

PASUNDANEKSPRES.ID - Upaya penanganan banjir yang kerap melanda Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, terus disuarakan masyarakat.

Sejumlah kepala desa bersama elemen warga menggelar audiensi untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera merealisasikan pembangunan embung sebagai solusi pengendalian banjir.

Audiensi tersebut diprakarsai oleh Gerakan Akselerasi Antisipasi Banjir (GAAB) dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap persoalan banjir yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan berdampak luas terhadap aktivitas warga.

Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pamanukan pada Selasa (10/2/2025). Forum tersebut dihadiri delapan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Pamanukan, serta perwakilan anggota DPRD Kabupaten Subang dari Daerah Pemilihan V.

Dalam pertemuan itu, para kepala desa menegaskan urgensi percepatan pembangunan embung air yang direncanakan berlokasi di Desa Rancahilir.

Embung dengan luasan sekitar 2,7 hektare tersebut diproyeksikan mampu menampung limpasan air saat intensitas hujan tinggi sehingga dapat meminimalkan potensi banjir di kawasan pemukiman dan area pertanian.

Kepala Desa Lengkongjaya, Ade Hermawan, menyampaikan bahwa keberadaan embung sangat dibutuhkan sebagai langkah strategis jangka panjang. Menurutnya, daya tampung air yang memadai akan membantu mengurangi genangan yang selama ini merugikan warga.

Sementara itu, Camat Pamanukan Bambang Edi P menjelaskan bahwa selain pembangunan embung, audiensi juga menghasilkan sejumlah usulan teknis lain. Di antaranya adalah percepatan normalisasi saluran air dan sungai yang selama ini mengalami pendangkalan.

Beberapa aliran sungai yang diusulkan untuk dinormalisasi meliputi Kalen Sema, Sungai Cigadung, dan Sungai Cipunagara. Normalisasi dinilai penting untuk mengembalikan fungsi sungai agar aliran air menuju muara berjalan lancar dan risiko luapan dapat ditekan.

Melalui audiensi ini, masyarakat berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut demi mengatasi persoalan banjir yang menjadi ancaman rutin bagi Kecamatan Pamanukan.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle13 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu