BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Warga Subang Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Minggu Dini Hari

SUBANG - Warga Kabupaten Subang diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Cuaca buruk berpotensi melanda wilayah Subang pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026, mulai pukul 00.30 WIB.
Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan.
“Update peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat tanggal 18 Januari 2026 pukul 00.20 WIB, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 00.30 WIB,” tulis Prakirawan BMKG.
Wilayah Berpotensi Terdampak
BMKG mencatat, cuaca ekstrem diperkirakan melanda wilayah Subang bagian tengah dan selatan, meliputi Kecamatan Sagalaherang, Cisalak, Subang Kota, Kalijati, Purwadadi, Pagaden, Jalancagak, Tanjungsiang, Compreng, Cibogo, Cipunagara, Cijambe, Cipeundeuy, Cikaum, Serangpanjang, Kasomalang, Dawuan, Pagaden Barat, hingga Ciater.
Selain itu, terdapat potensi perluasan hujan lebat ke wilayah Subang bagian pesisir dan utara, yakni Kecamatan Pabuaran, Binong, Ciasem, Pusakanagara, Pamanukan, Patokbeusi, Legonkulon, Sukasari, Tambakdahan, dan Pusakajaya.
Berlaku Hingga 03.30 WIB
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga sekitar pukul 03.30 WIB. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, gangguan jaringan listrik, hingga risiko kecelakaan akibat jarak pandang terbatas.
BMKG juga mengingatkan warga, khususnya yang beraktivitas pada malam hingga dini hari, untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, serta bangunan yang rawan roboh. Masyarakat diminta terus memantau informasi dan peringatan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
