Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Subang Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, 66 Bencana Alam Sepanjang 2025

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|06:00 WIB
Bagikan:
BPBD Subang Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, 66 Bencana Alam Sepanjang 2025
Petugas mengevakuasi korban longsor di Kampung Babakan Randu, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, beberapa waktu lalu.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mencatat sebanyak 66 kejadian bencana alam terjadi sepanjang Januari hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat 14 kejadian banjir dan 52 kejadian tanah longsor di berbagai wilayah.

Jenis bencana paling sering terjadi adalah angin kencang, dengan total 114 kejadian selama sembilan bulan terakhir.

Kepala BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat pada akhir 2025 hingga awal 2026.

“Kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan tetap waspada, apalagi sekarang sudah ada SK Gubernur dan Bupati tentang siaga darurat banjir dan longsor,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Selasa (22/10).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025, berlaku sejak 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Udin menjelaskan, BPBD Subang telah melakukan sejumlah langkah antisipatif di wilayah rawan bencana, terutama di kawasan Pantura yang kerap dilanda genangan air.

“Untuk pencegahan, kami sudah melakukan normalisasi saluran air di beberapa titik yang berpotensi menimbulkan banjir di wilayah Pantura,” ungkapnya.

Selain itu, Udin meminta masyarakat menghindari daerah berisiko tinggi saat hujan deras berlangsung.

“Jauhi wilayah yang berpotensi longsor dan segera beristirahat bila sedang dalam perjalanan saat hujan lebat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar pengendara tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai angin kencang.

“Segera cari tempat aman. Jangan berteduh di bawah pohon yang rawan tumbang,” tegasnya.

BPBD Subang meminta warga segera melapor ke posko terdekat jika menemukan tanda-tanda bencana seperti tanah retak, genangan meningkat, atau pohon tumbang agar dapat segera ditangani. (fsh/ded)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini7 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat8 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta9 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta9 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang10 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline10 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline11 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline11 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle12 jam lalu