Budidaya Ikan di Cijambe Subang Hasilkan Belasan Ton, Distribusi hingga Jakarta dan Bandung

SUBANG–Usaha budidaya ikan air tawar di Kecamatan Cijambe terus berkembang pesat. PD Karya Tani, milik Samsudin, kini mampu menghasilkan rata-rata 15 hingga 17 ton ikan per bulan, yang didistribusikan ke berbagai daerah, mulai dari Subang, Bekasi, Jakarta, hingga Bandung.
Samsudin menceritakan perjalanan panjang usahanya. Awalnya, ia hanya mengontrak sembilan jalur kolam dengan modal pinjaman bank Rp100 juta.
“Berjalan dua tahun, kontrakan itu sudah terbeli semua, dan dari situ mulai berkembang,” ujarnya.
Setelah 25 tahun mengelola usaha, kini ia memiliki 56 jalur budidaya ikan air tawar. Berbagai jenis ikan dibudidayakan, di antaranya nila merah, nila hitam, ikan mas, dan bawal.
“Dalam sekali panen, per satu jalur bisa menghasilkan maksimal 3 ton. Untuk panen dua hari sekali rata-rata 3 sampai 5 kuintal, dan total rata-rata panen per bulan mencapai 15 sampai 17 ton,” jelasnya.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, berbagai kendala kerap dihadapi, mulai dari harga pakan yang terus naik hingga risiko kematian ikan yang tinggi akibat perubahan cuaca ekstrem.
“Kondisi pakan saat ini sudah sangat mahal, tidak sesuai dengan harga penjualan ikan di pasar. Jadi keuntungan petani menipis karena harga pakan naik setiap tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kualitas air dan bibit juga memengaruhi tingkat kematian ikan.
“Kematian ikan saat ini cukup tinggi akibat perubahan cuaca, kondisi air yang kurang bagus, serta kualitas indukan yang juga kurang baik,” katanya.
Samsudin pun berpesan kepada siapa pun yang ingin memulai usaha serupa agar terlebih dahulu mempelajari ilmunya agar terhindar dari risiko kerugian besar.(fsh/ded)
