Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diserang Hama Tikus, Petani di Subang Gagal Panen Tiga Musim Tanam Merugi

H
Hadi MartadinataEditor: Dede SM
|05:40 WIB
Bagikan:
Diserang Hama Tikus, Petani di Subang Gagal Panen Tiga Musim Tanam Merugi
Kondisi tanaman padi di persawahan Kampung Cijere Hilir, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, Subang, yang rusak akibat serangan hama tikus hingga menyebabkan petani gagal panen.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Petani di Kampung Cijere Hilir, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus yang terjadi selama tiga musim tanam berturut-turut.

Serangan hama tikus kali ini disebut lebih parah dibanding dua musim sebelumnya. Tanaman padi yang masih hijau sudah digerogoti tikus sehingga tidak sempat tumbuh hingga menghasilkan bulir padi.

Salah seorang petani, Jenal, mengatakan pada dua musim tanam sebelumnya petani masih bisa memanen padi meski hasilnya menurun drastis. Namun pada musim tanam terakhir, kerusakan yang terjadi jauh lebih parah hingga menyebabkan gagal panen total.

“Serangan yang ketiga ini lebih parah. Padi yang masih hijau habis digerogoti tikus. Tanaman tidak sempat menguning, apalagi berbuah karena sudah keburu mati,” ujar Jenal.

Menurutnya, serangan tikus terjadi sejak awal masa tanam. Hama tersebut menyerang batang padi sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik hingga akhirnya mati sebelum masa panen.

“Tanaman yang seharusnya sudah siap panen justru rusak. Serangan tikus terjadi sejak awal musim tanam hingga menjelang panen,” jelasnya.

Akibat kondisi tersebut, para petani di wilayah tersebut harus menanggung kerugian besar. Diperkirakan total kerugian yang dialami para petani di Kampung Cijere Hilir mencapai ratusan juta rupiah.

Petani lainnya, Siti Rohmah, mengatakan hampir seluruh petani di wilayah tersebut mengalami kerugian karena gagal panen yang terjadi berulang kali.

“Jelas petani merugi. Apalagi sudah tiga kali gagal panen. Satu petani saja kerugiannya bisa belasan sampai puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Para petani sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi serangan hama tikus, mulai dari memasang jebakan hingga melakukan pengasapan di sekitar area persawahan. Namun upaya tersebut belum mampu mengendalikan populasi tikus yang terus menyerang tanaman padi.

Karena itu, para petani berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat turun tangan membantu penanganan hama tikus secara terpadu agar serangan tidak kembali terjadi pada musim tanam berikutnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi tanaman padi di areal persawahan Kampung Cijere Hilir terlihat memprihatinkan. Banyak tanaman padi mengering dan tidak menghasilkan bulir, bahkan sebagian tanaman roboh karena batangnya rusak.

Jika tidak segera ditangani, para petani khawatir serangan hama tikus akan kembali terjadi pada musim tanam berikutnya dan semakin memperparah kondisi ekonomi petani di wilayah tersebut.(hdi/ded)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional12 menit lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang12 menit lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang36 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang1 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional2 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang3 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang4 jam lalu