Dispemdes Subang Dorong Sinergi BUMDes dan KDKMP

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Subang (Dispemdes) mendorong sinergi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna mempercepat penguatan ekonomi desa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dispemdes Subang, H. Hidayat, di sela kegiatan Safari Ramadan bersama Forum BUMDes Subang di kawasan Ciater, Sabtu (29/2/2026).
Menurut Hidayat, keberadaan BUMDes di desa-desa Kabupaten Subang selama ini telah memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Dengan hadirnya KDKMP di setiap desa, ia optimistis penguatan ekonomi pedesaan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
“Keberadaan BUMDes di desa-desa, khususnya di Kabupaten Subang, telah memberikan dampak yang baik bagi perekonomian desa. Dengan hadirnya Kopdes Merah Putih di masing-masing desa, diharapkan dapat bersinergi sehingga lebih cepat dan kuat dalam mengangkat perekonomian pedesaan,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia mencontohkan keberhasilan BUMDes di Desa Kasomalang Kulon yang mampu mengelola potensi alam melalui konsep desa wisata. Pengelolaan tersebut tidak hanya menggerakkan ekonomi warga, tetapi juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
Menurutnya, kehadiran KDKMP diharapkan dapat mengisi sektor usaha lain yang belum tergarap optimal oleh BUMDes. Dengan pembagian peran dan kolaborasi yang jelas, kedua lembaga ekonomi desa tersebut dapat saling menguatkan.
Selain itu, Hidayat menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Ia meminta pemerintah desa bersama dinas terkait memperkuat kemampuan pengelola BUMDes dan KDKMP, terutama dalam manajemen usaha, digitalisasi, serta inovasi produk.
“Penguatan SDM menjadi kunci agar usaha desa mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. Tanpa tata kelola yang baik dan inovatif, potensi desa tidak akan maksimal,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara BUMDes dan KDKMP tidak hanya sebatas formalitas administratif, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami optimistis, melalui sinergi yang sehat antara BUMDes dan Kopdes, dampaknya akan terasa langsung bagi warga. Itulah tujuan utama pembangunan desa maju dan mandiri,” pungkasnya.(hdi/ded)
