Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gedung Kebudayaan Subang Senilai Total Rp 33 M Kini Nyaris Ambruk dan Terbengkalai

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:58 WIB
Bagikan:
Gedung Kebudayaan Subang Senilai Total Rp 33 M Kini Nyaris Ambruk dan Terbengkalai
Kondisi Gedung Kebudayaan Subang yang terbengkalai dan nyaris Ambruk. (Sumber: Kompas.com)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gedung Kebudayaan Subang yang mulai dibangun pada era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

Sejak awal pembangunannya, bangunan ini sudah menuai kritik karena menggunakan material bambu yang menyerupai sarang burung.

Anggaran pembangunannya pun tergolong besar, mencapai Rp 6 miliar.

Secara keseluruhan, dana yang dialokasikan untuk Kompleks Gedung Kebudayaan Subang beserta fasilitas pendukungnya mencapai Rp 33 miliar.

Namun, kelanjutan proyek tersebut tidak jelas hingga kini. Bangunannya belum rampung sepenuhnya dan kondisinya semakin rusak, dengan bambu yang mulai lapuk serta kurang terawat.

Dilaporkan oleh Kompas.com, bagian fasad depan bangunan telah hancur dan ambruk akibat hujan.

Hal serupa juga terjadi pada bagian belakang, yang kondisinya lapuk dan hampir roboh karena sering terpapar air hujan.

Selain itu, rangka besi penyangga terlihat berkarat akibat paparan air, sementara lampu-lampu hilang diduga dicuri dan instalasi listrik pun sudah tidak berfungsi.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Subang, Ade Intra, menyampaikan bahwa pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk menjaga kebersihan, bukan melakukan perawatan terhadap bangunan tersebut.

"Kita tempatkan 5 petugas untuk menjaga kebersihan dan menjaga bangunan agar tidak dimasuki oleh warga karena kondisinya sudah lapuk, takut ambruk. Selain itu juga untuk menghindari bangunan tersebut digunakan untuk berbuat hal negatif, seperti mabuk dan mesum," ujar Ade dikutip dari Kompas.com, Selasa (7/4/2026).

Sementara itu, Disdikbud Subang tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki kondisi bangunan yang telah lapuk dan ambruk tersebut.

Ade menjelaskan bahwa perbaikan Gedung Kebudayaan Subang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan sekaligus mempertanyakan kelanjutan pembangunan gedung tersebut kepada pemerintah provinsi.

"Namun, sejauh ini belum ada realisasinya, apalagi melihat kondisi keuangan yang saat ini sedang dilakukan efisiensi. Semakin tidak jelas kelanjutan pembangunannya seperti apa nanti," kata dia.

Menurut Ade, pembangunan gedung kebudayaan tersebut belum rampung sepenuhnya. Masih terdapat taman, kebun bambu, serta berbagai fasilitas pendukung lain yang belum terealisasi.

"Kawasan berdirinya gedung kebudayaan Subang tersebut nantinya akan dijadikan pusat kebudayaan dan desa wisata budaya, jika sepenuhnya pembangunan gedung tersebut selesai. Namun sampai saat ini tidak ada kelanjutannya bahkan gedung yang sudah berdiri tersebut terancam ambruk," katanya.

Lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung kebudayaan di kawasan Hutan Kota Ranggawulung tersebut memiliki luas sekitar 14 hektare.

"Saat ini yang sudah digunakan baru sekitar 1 hektaran, sisanya masih belum digunakan dan masih kondisi hutan," ucapnya.

Ade juga mengungkapkan bahwa para pelaku seni budaya di Subang sebenarnya menginginkan adanya gedung kesenian tertutup yang dapat digunakan untuk pertunjukan dan berlokasi di pusat kota.

"Namun kita malah dikasih gedung yang seperti itu, hingga akhirnya tidak bisa digunakan karena fasilitas tidak memadai, hingga bangunan tersebut akhirnya terbengkalai seperti sekarang," ujar dia.

Menurutnya, para pegiat seni budaya di Subang sangat membutuhkan gedung kesenian sebagai tempat untuk menggelar pentas dan pertunjukan.

Selama ini, sebagian besar kegiatan seni budaya di Subang masih dilaksanakan di ruang terbuka.

"Tentunya kita berharap ke depan punya gedung kesenian yang representatif. Kalaupun gedung kebudayaan Subang tersebut nantinya dilanjutkan pembangunannya dengan fasilitas yang memadai, mudah-mudahan bisa digunakan untuk ajang pertunjukan dan pentas seni budaya para pelaku seni budaya Subang," kata dia.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat3 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta4 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle4 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang4 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta5 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta5 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu