Hadapi Musim Tanam, Saluran Irigasi di Desa Munjul Dinormalisasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Menghadapi musim tanam gadu atau tanam kedua di tahun ini, Pemerintah Desa Munjul Kecamatan Pagaden Barat menormalisasi saluran irigasi sekunder dengan cara padat karya tunai (PKT) di Blok Sawah Rancatanu. Hal tersebut dimaksudkan agar aliran suplai air menuju area petak sawah petani menjadi lancar dan tidak terhambat oleh sedimentasi lumpur dan sampah.
Menurut Kepala Desa Munjul Unay bahwa PKT adalah program yang masuk dalam aturan penggunaan dana desa yang berkaitan dengan dukungan terhadap program Ketahanan Pangan atau bidang pertanian.
"Kan kita menghadapi musim tanam gadu, makanya saluran irigasinya kita normalisasi dengan cara padat karya tunai, melibatkan petani dan warga sekitar," katanya kepada Pasundan Ekspres.
Petani Desa Munjul: Saat ini Memerlukan Suplai Air yang Cukup
Salahsatu petani asal Desa Munjul Abang mengatakan saat ini petani sedang mengolah sawahnya dan sangat memerlukan suplai air yang lancar dan tercukupi.
Pengolahan sawah dimulai dari pembuatan lahan benih padi, dan membajak sawah dengan traktor. Pada fase ini petani sangat memerlukan air yang cukup hingga fase tanam padi atau tandur.
Selanjutnya pada fase pasca tandur petani mengatur jadwal suplai air dengan rentan waktu sekali seminggu untuk mengairi tanaman padinya.
"Ya saat mengolah sawah inilah petani sangat butuh air, tapi kalau sudah tandur bisa diatur jadwal siram padi nya," katanya.
Selanjutnya, petani mengharapkan suplai air tetap lancar sesuai jadwal nya. Namun demikian petani juga berharap agar iklim juga mendukung, meski ada prediksi kemarau panjang.
"Tetap saja petani berharap hujan kerap turun hingga panen tiba nanti, dengan begitu produksi padi tetap aman dan menguntungkan petani," pungkasnya.(dan/sep)
