Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hadapi Musim Tanam, Saluran Irigasi di Desa Munjul Dinormalisasi

D
Dadan RamdanEditor: Asep
|19:30 WIB
Bagikan:
Hadapi Musim Tanam, Saluran Irigasi di Desa Munjul Dinormalisasi
Pemdes Munjul Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang, saat melaksanakan padat karya tunai (PKT) dengan kegiatan normalisasi saluran irigasi blok sawah Rancatanu menghadapi musim tanam kedua tahun ini.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Menghadapi musim tanam gadu atau tanam kedua di tahun ini, Pemerintah Desa Munjul Kecamatan Pagaden Barat menormalisasi saluran irigasi sekunder dengan cara padat karya tunai (PKT) di Blok Sawah Rancatanu. Hal tersebut dimaksudkan agar aliran suplai air menuju area petak sawah petani menjadi lancar dan tidak terhambat oleh sedimentasi lumpur dan sampah.

Menurut Kepala Desa Munjul Unay bahwa PKT adalah program yang masuk dalam aturan penggunaan dana desa yang berkaitan dengan dukungan terhadap program Ketahanan Pangan atau bidang pertanian.

"Kan kita menghadapi musim tanam gadu, makanya saluran irigasinya kita normalisasi dengan cara padat karya tunai, melibatkan petani dan warga sekitar," katanya kepada Pasundan Ekspres.

Petani Desa Munjul: Saat ini Memerlukan Suplai Air yang Cukup

Salahsatu petani asal Desa Munjul Abang mengatakan saat ini petani sedang mengolah sawahnya dan sangat memerlukan suplai air yang lancar dan tercukupi.

Pengolahan sawah dimulai dari pembuatan lahan benih padi, dan membajak sawah dengan traktor. Pada fase ini petani sangat memerlukan air yang cukup hingga fase tanam padi atau tandur.

Selanjutnya pada fase pasca tandur petani mengatur jadwal suplai air dengan rentan waktu sekali seminggu untuk mengairi tanaman padinya.

"Ya saat mengolah sawah inilah petani sangat butuh air, tapi kalau sudah tandur bisa diatur jadwal siram padi nya," katanya.

Selanjutnya, petani mengharapkan suplai air tetap lancar sesuai jadwal nya. Namun demikian petani juga berharap agar iklim juga mendukung, meski ada prediksi kemarau panjang.

"Tetap saja petani berharap hujan kerap turun hingga panen tiba nanti, dengan begitu produksi padi tetap aman dan menguntungkan petani," pungkasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang8 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang20 menit lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang45 menit lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang2 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang3 jam lalu
Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Lifestyle4 jam lalu
Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Lifestyle5 jam lalu