Harga Beras di Subang Tembus Rp14.900, Sejumlah Komoditas Ikut Bergerak

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Subang terus merangkak mendekati angka Rp15 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Industri (DKUPP) Subang pada Senin (17/11/2025), harga beras premium tercatat berada di level Rp14.900 per kilogram.
Kepala DKUPP Subang, Bambang Sukendar, mengatakan bahwa harga tersebut masih sama seperti hari sebelumnya, Minggu (16/11/2025).
“Dari hasil pantauan, harga beras premium di pasar tradisional Subang mendekati angka Rp15 ribu per kilogram. Saat ini berada di harga Rp14.900,” ujar Bambang.
Untuk jenis beras medium dan beras SPHP, tidak ada perubahan harga. Beras medium stabil di harga Rp13.500 per kilogram, sementara beras SPHP berada di kisaran Rp12.150 per kilogram.
Bambang menambahkan, sejumlah komoditas pangan lain juga tercatat stabil.
Gula pasir dalam negeri masih berada di harga Rp17.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan premium tetap di level Rp22.000 per liter.
“Selain gula dan minyak, harga telur dan daging pun tidak ada perubahan. Telur ayam broiler bertahan di Rp30.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp43.000, daging sapi di Rp140 ribu, dan daging ayam broiler Rp36 ribu,” jelasnya.
Meski begitu, pergerakan harga terjadi pada komoditas sayur mayur. Harga cabai merah keriting turun dari Rp50.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang merah, dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga cabai rawit justru mengalami kenaikan. Cabai rawit hijau naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada cabai rawit merah, yang melompat dari Rp28.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Bambang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk memastikan kestabilan pasokan dan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional Subang.
