Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Pangan di Subang Awal November Kompak Turun

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|05:30 WIB
Bagikan:
Harga Pangan di Subang Awal November Kompak Turun
Situasi salah satu lapak pedagang sayur di Pasar Panjang, Subang. Harga pangan kompak turun.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga berbagai komoditas pangan di Kabupaten Subang terpantau kompak turun pada awal November 2025. Penurunan terjadi hampir di seluruh kelompok bahan pokok, terutama hortikultura, berdasarkan data Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Subang per Senin (3/11).

Harga beras mengalami koreksi paling mencolok. Beras premium turun dari Rp15.000 menjadi Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium merosot dari Rp14.000 menjadi Rp13.500 per kilogram.

Komoditas protein hewani juga mengikuti tren serupa. Daging ayam broiler turun dari Rp36.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, dan telur ayam ras dari Rp31.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, kelompok cabai kompak turun harga. Cabai merah keriting dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, cabai merah besar dari Rp56.000 menjadi Rp55.000, cabai rawit hijau dari Rp24.000 menjadi Rp20.000, dan cabai rawit merah dari Rp28.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, penurunan juga terjadi. Bawang merah kini Rp34.000 dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih super turun dari Rp32.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Tanaman hortikultura lain turut turun harga, seperti wortel dari Rp20.000 menjadi Rp18.000, kol dari Rp7.000 menjadi Rp4.000, sawi hijau dari Rp9.000 menjadi Rp8.000, ketimun dari Rp8.000 menjadi Rp7.000, kentang dari Rp16.000 menjadi Rp13.000, kacang hijau dari Rp28.000 menjadi Rp27.000, ubi jalar dari Rp7.000 menjadi Rp6.000, dan jeruk dari Rp19.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Menurut Operator Si Linda Jabar DKUPP Subang, Imas, fluktuasi harga terutama dipengaruhi faktor cuaca dan hasil panen.

“Harga cabai dan sayuran paling sering berubah karena cuaca dan risiko gagal panen. Pemerintah daerah perlu mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga yang memicu inflasi,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu