Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Irda Subang Soroti Risiko Tinggi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Cegah Tindak pidana Korupsi

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|07:06 WIB
Bagikan:
Irda Subang Soroti Risiko Tinggi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Cegah Tindak pidana Korupsi
Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Kabupaten Subang, Kamis (28/08/2025) lalu.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

SUBANG–Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Subang menyoroti masih tingginya risiko dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat ini mendorong penerapan Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) sebagai langkah pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola.

Hal tersebut diungkapkan Inspektur Inspektorat Daerah Subang, Memet Hikmat, dalam Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Kabupaten Subang, Kamis (28/8/2025).

“KPK mendorong MCP dan SPI sebagai upaya penguatan integritas dan pencegahan korupsi di daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK per Senin (8/9/2025), capaian MCP Kabupaten Subang berada di peringkat 7 dari 28 kota/kabupaten di Jawa Barat dengan skor 31,01 persen, di atas rata-rata provinsi sebesar 25 persen.

Namun, Memet menilai capaian tersebut masih rendah. “Target Kabupaten Subang adalah 95 persen, sementara saat ini baru 31,01 persen dan masih dalam proses verifikasi KPK terhadap 148 dokumen,” katanya.

Sebagai perbandingan, capaian MCP KPK Kabupaten Subang tahun 2024 mencapai 89,08 persen, naik 2,95 persen dari tahun 2023 yang berada di angka 86,13 persen.

Terkait SPI, indeks integritas Kabupaten Subang tahun 2024 tercatat 69,25 dengan keterangan “rentan”.

Dimensi internal masih memiliki risiko “sangat tinggi” pada sejumlah aspek, di antaranya integritas dalam pelaksanaan tugas, integritas instansi, pengelolaan anggaran, pengadaan barang/jasa (PBJ), dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

Sementara itu, pada dimensi eksternal, risiko “kurang/rendah” tercatat terutama pada aspek sosialisasi antikorupsi.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional12 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu