Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jadi Ancam Infrastruktur Jalan Jalur Perbatasan Subang, Warga Tanjungsiang Keluhkan Truk Tambang dari Sumedang

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|10:43 WIB
Bagikan:
Jadi Ancam Infrastruktur Jalan Jalur Perbatasan Subang, Warga Tanjungsiang Keluhkan Truk Tambang dari Sumedang
Truk yang melintas di jalan di jalur perbatasan Subang tepatnya di wilayah Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Jalan di jalur perbatasan Subang dinilai terancam rusak oleh aktivitas truk pengangkut material tambang yang melintas di wilayah Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, menuai keluhan dari warga.

Truk-truk tersebut diketahui berasal dari wilayah Kabupaten Sumedang dan kerap melintasi jalur perbatasan Subang–Sumedang untuk mengangkut hasil tambang.

Salah satu warga Tanjungsiang, Ahmad, mengungkapkan keresahannya terhadap maraknya kendaraan berat yang melintas hampir setiap hari. Menurutnya, selain jumlahnya yang cukup banyak, truk-truk tersebut juga dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Banyak sekali truk bermuatan hasil tambang dari Sumedang yang lewat sini. Kadang mereka seperti ‘ngantay’ di jalan, jadi mengganggu pengguna jalan lain,” ujarnya kepada wartawan Pasundan Ekspres, Senin (4/5/2026).

Jalan Jalur Perbatasan Subang Terancam Rusak

Ahmad menjelaskan, Kecamatan Tanjungsiang merupakan wilayah perbatasan antara Subang dan Sumedang. Namun, ia mempertanyakan alasan truk-truk pengangkut material tersebut justru memilih melintasi wilayah Subang, padahal aktivitas tambang berada di Sumedang.

“Yang jadi pertanyaan, materialnya diambil dari Sumedang, tapi jalurnya lewat Subang. Apakah ada kontribusi untuk pendapatan daerah Kabupaten Subang? Kalau tidak ada, ini jelas merugikan,” katanya.

Ahmad juga menyoroti kendaraan yang melintas sebagian besar menggunakan pelat nomor luar daerah, khususnya pelat “Z” yang mengindikasikan kendaraan berasal dari wilayah lain. Hal ini, menurutnya, semakin menambah kerugian bagi daerah.

“Sudah lewat gratis, kendaraan juga bukan dari Subang, berarti pajaknya juga tidak masuk ke Subang,” tambahnya.

Selain persoalan kontribusi daerah, warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap infrastruktur jalan. Truk bermuatan berat dinilai berpotensi merusak jalan yang baru saja diperbaiki.

Ahmad menyebutkan, jalan di wilayah tersebut merupakan salah satu yang dibangun dan diperbaiki dalam program pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi.

“Kalau truk-truk ini terus lewat, jalan yang sudah bagus bisa rusak lagi. Sayang sekali, padahal baru dibangun,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah, baik Kabupaten Subang maupun Provinsi Jawa Barat, dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengatur lalu lintas kendaraan berat tersebut. Salah satunya dengan menetapkan jalur khusus atau pembatasan tonase agar tidak merusak jalan.

Selain itu, warga juga mendorong adanya koordinasi antar daerah, khususnya antara Subang dan Sumedang, agar aktivitas pengangkutan material tambang tidak merugikan salah satu pihak.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan, baik dari sisi keselamatan maupun kondisi jalan,” kata Ahmad.(hdi)

Berita Terbaru

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Headline12 menit lalu
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Nasional12 menit lalu
Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline32 menit lalu
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga54 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat13 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta13 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta13 jam lalu