Jembatan Garuda di Subang Jadi Ikon Gotong Royong

PASUNDANEKSPRES.ID - Jembatan Garuda di Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, kini menjadi akses vital sekaligus simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat setempat.
Jembatan sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut dibangun melalui kolaborasi Kodim 0605/Subang bersama warga, dan kini dimanfaatkan setiap hari untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Warga menggunakan jembatan itu untuk berbagai keperluan, mulai dari menuju kebun, ke pusat desa, hingga mempercepat mobilitas yang sebelumnya harus menempuh jalur lebih jauh.
Jembatan Garuda Jadi Ikon Desa
Selain fungsi utamanya sebagai penghubung, Jembatan Garuda juga menjadi ikon baru desa yang menarik perhatian. Letaknya yang berada di tengah panorama alam asri membuat banyak warga datang untuk sekadar menikmati pemandangan hingga berfoto.
Dandim 0605/Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., mengatakan pembangunan jembatan garuda tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberikan solusi bagi kesulitan masyarakat. Alhamdulillah manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan ini merupakan wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, khususnya di bidang infrastruktur pedesaan.
Sementara itu, Kepala Dusun setempat, Maman, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
“Jembatan ini bukan hanya mempermudah aktivitas, tapi juga menjadi kebanggaan warga dan ikon desa,” katanya.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda diharapkan terus memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi bukti bahwa gotong royong mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. (hdi/ded)
