Kadinkes Subang Jenguk Pasien Autoimun, Pastikan jadi Peserta BPJS PBI

SUBANG-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang, dr. Maxi menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada dua warga yang tengah menderita sakit di Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kamis (21/8/2025).
Dua warga tersebut adalah Eka Nurlestari, seorang perempuan penderita penyakit autoimun yang tinggal di Kampung Mande RT 024 RW 009, serta Agus warga Kampung Saluyu yang sudah lama menderita sakit lambung kronis akibat gangguan cemas.
Dalam kunjungannya, dr. Maxi menyambangi langsung rumah kedua warga. Ia menuturkan perhatian pemerintah daerah tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur, melainkan juga harus menyentuh sektor kesehatan hingga lapisan masyarakat yang paling kecil.
"Alhamdulillah, untuk Pak RW di Kampung Saluyu, BPJS-nya masih aktif, jadi akses layanan kesehatannya lebih mudah. Tapi untuk Bu Eka di Kampung Mande, BPJS-nya sudah tidak aktif. Oleh karena itu, nanti Puskesmas bersama Pak Kadus akan membantu mendata ulang agar bisa segera dimasukkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah daerah," jelas dr. Maxi.
Ia juga menambahkan saat ini Pemkab Subang di bawah kepemimpinan Bupati tengah meningkatkan jumlah masyarakat yang ditanggung biaya kesehatannya oleh pemerintah daerah Subang.
"Pak Bupati sudah menambah jumlah peserta BPJS yang ditanggung pemerintah daerah, dari 162.000 orang menjadi 191.000 orang," tegasnya.
Selain mendata kondisi kesehatan pasien, Kadinkes juga memberikan bantuan sosial kepada kedua warga tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
Menurutnya, upaya ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban pasien dan keluarganya.
"Kami berusaha memastikan setiap warga Subang, khususnya yang kurang mampu, tetap mendapatkan jaminan kesehatan. Jangan sampai ada warga yang tidak bisa berobat karena persoalan biaya," ungkap dr. Maxi.
Langkah cepat Kadinkes Subang ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran langsung pejabat kesehatan di tengah-tengah warga diyakini dapat memberikan motivasi sekaligus rasa aman bagi mereka yang tengah sakit.(hdi/sep)
