Kelompok 14 KKN Universitas Mandiri Subang Sukses Lakukan Pengabdian Masyarakat

SUBANG-Kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mandiri Subang telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Leles, Kecamatan Sagalaherang, mulai tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2025.
KKN Kelompok 14 Universitas Mandiri Subang mengusung tema “Arthakarya”, yang berarti “karya yang memberi manfaat”.
Sesuai dengan tema tersebut, kelompok ini memiliki program kerja yang berfokus pada dunia pendidikan dan pelayanan bagi masyarakat Desa Leles.
Meskipun telah menyusun jadwal mingguan, ada beberapa kegiatan tambahan yang dilakukan atas permintaan masyarakat desa.
Pada hari pertama, Kelompok 14 mengikuti upacara penerimaan mahasiswa KKN di kantor Kecamatan Sagalaherang, yang secara simbolis diserahkan oleh Wakil Rektor 2 dan diterima oleh Kepala Kecamatan Sagalaherang.
Setelah itu, mereka melanjutkan acara penerimaan di Desa Leles, yang diserahkan oleh dosen pembimbing lapangan dan diterima oleh kepala desa, serta disaksikan oleh seluruh perangkat desa.
"Saya sangat berharap dan menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa kami. Semoga selama berada di Desa Leles, adik-adik bisa mengabdikan ilmu dan tenaga yang dimiliki untuk membantu kemajuan desa. Selain itu, kami juga berharap adik-adik dapat mengambil sisi positif serta membawa pulang pengalaman berharga yang bisa menjadi bekal di masa depan," ujar Kepala Desa Leles.
Pada minggu pertama, fokus utama kegiatan adalah sosialisasi dan pendekatan dengan kepala dusun, RT, RW, serta masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga melakukan sosialisasi di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah (SD/MI) di Desa Leles.
Selama minggu ini, Kelompok 14 turut serta dalam beberapa kegiatan desa, seperti pemberian obat hama tikus kepada masyarakat, pemberian vitamin untuk balita di posyandu, senam rutin bersama ibu-ibu di GOR Desa Leles dan Fokus pada Pendidikan
Pada minggu kedua, kegiatan KKN beralih fokus ke dunia pendidikan. Kegiatan diawali dengan mengajar di SDN Leles I dan SDN Leles III. Pada hari pertama mengajar, Kelompok 14 membangun pendekatan dengan para siswa untuk menciptakan komunikasi yang baik.
Pada tanggal 12 Agustus 2025, Kelompok 14 menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan materi mengenai cara memilah sampah dan penghijauan.
Pada tanggal 13 Agustus 2025, mereka mengadakan “Gerakan Literasi Sekolah Dasar” bekerja sama dengan mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang. Kegiatan ini mengajak siswa kelas 4-6 untuk membaca buku dan menceritakan kembali isinya.
Pada 14 Agustus 2025, yang merupakan hari terakhir mengajar di SDN Leles I dan SDN Leles III, mereka mengadakan sosialisasi anti-perundungan (anti-bullying).
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengajarkan siswa agar lebih berhati-hati dalam berucap dan bertindak. Meskipun awalnya ditujukan untuk siswa kelas 4-6, pihak sekolah dari SDN Leles I meminta agar kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1-6.
Sosialisasi ini berhasil mendorong siswa untuk menceritakan pengalaman perundungan yang pernah mereka rasakan. Korban merasa lega dan berani melapor, sementara pelaku menyadari kesalahan mereka.
Pada hari yang sama, Kelompok 14 mengadakan Workshop “Harmoni Belajar: Sinkronisasi Belajar di Sekolah dan Rumah” yang disampaikan oleh Bapak Wendi Nilpa Apriana M.Pd, Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dengan sasaran para orang tua siswa kelas 6.
Selanjutnya, pada 15 Agustus 2025, Kelompok 14 kembali melakukan sosialisasi anti-perundungan di MI Al-Huda III untuk siswa kelas 4-6, yang juga berhasil memotivasi siswa untuk berbagi cerita.
Pada 16 Agustus 2025, mereka melatih ekstrakurikuler marching band di MI Al-Huda III yang sempat terhenti karena tidak ada pelatih. Antusiasme siswa sangat tinggi, dan mereka akhirnya dapat tampil di acara karnaval.
Selain itu, pada minggu kedua ini, Kelompok 14 juga memulai program “Teman Belajar” di posko KKN untuk membantu anak-anak desa belajar dan memperdalam ilmu pengetahuan.
Pada 17 Agustus 2025, Kelompok 14 mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik upacara pengibaran maupun penurunan bendera. Di hari yang sama, mereka menyelenggarakan program
“Gebyar Merdeka” dengan tema “Menggores warna, menggerak jiwa, merdeka selamanya” perlombaannya yaitu (1) Lomba mewarnai untuk siswa SD/MI dengan dua kategori (kelas 1-3 dan 4-6), yang diikuti oleh lebih dari 70 peserta, (2) Lomba senam untuk ibu-ibu, yang diikuti oleh 18 kelompok (terdiri dari 54 peserta).
Pada minggu ketiga, fokus kegiatan adalah membantu masyarakat dalam menyiapkan dan menyelenggarakan berbagai lomba untuk memeriahkan HUT RI di beberapa dusun, yaitu Dusun Leles Kulon, Dusun Leles Wetan, Dusun Ciherang, dan Dusun Pasir Kihiang.
Kelompok 14 juga ditunjuk sebagai juri untuk lomba gapura dan kebersihan tingkat desa leles dan dusun ciherang.
Pada minggu keempat, tepatnya 25 Agustus 2025, Kelompok 14 melaksanakan program kerja penanaman 65 bibit pohon keras, seperti pohon glodogan, mahoni, ketapang kencana, dan ketapang laut.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang dan dilaksanakan di Bukit Abu serta lokasi lain sesuai kebutuhan desa Leles.
Pada 2 September 2025, ketua dan wakil ketua kelompok mempresentasikan laporan kegiatan KKN di kantor Kecamatan Sagalaherang.
Acara perpisahan KKN diadakan pada 3 September 2025 di GOR Desa Leles dengan konsep budaya yang bertema “Mulang Tandang: Nanjeurkeun Budaya, Mapag Impian”. Acara ini diawali dengan tarian tradisional dan ditutup secara simbolis dengan pemukulan goong.
Sebagai kenang-kenangan yang bermanfaat, Kelompok 14 menyerahkan program utama mereka, yaitu peta desa digital dan pembuatan situs web resmi Desa Leles, kepada pemerintah desa Leles.
Pada 4 September 2025, seluruh anggota kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mandiri Subang kembali ke Subang, mengakhiri masa pengabdian mereka di Desa Leles.(rls/ysp)
