Kena Efisiensi, TPP ASN di Subang Dipastikan Aman

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan dilakukan pemangkasan, meski APBD 2026 mengalami efisiensi besar-besaran akibat turunnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi menyampaiakan, hak ASN tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kalau untuk TPP Insha Allah tetap aman,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres beberapa waktu lalu
Dia mengatakan, Pemkab Subang memastikan TPP tidak mengalami pemangkasan.
“Pemerintah Kabupaten Subang, para ASN-nya, dan staf saya pastikan TPP aman,” kata Agus Masykur.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Subang harus melakukan penyesuaian anggaran setelah TKD tahun 2026 dipangkas sebesar Rp361 miliar.
Kepala Bidang Anggaran BKAD Subang, Didin Wahyudi menyampaikan, penurunan fiskal daerah membuat sejumlah pengeluaran harus dipangkas secara signifikan.
“Dampak pengurangan TKD tahun 2026 sebesar Rp361 miliar untuk Kabupaten Subang, maka TAPD mengambil langkah melakukan efisiensi belanja daerah dalam APBD 2026,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Didin merinci sejumlah pos belanja yang terkena pemangkasan, di antaranya, perjalanan dinas dipangkas 50 persen, makanan dan minuman dipangkas 100 persen, alat tulis kantor (ATK) dipangkas 75 persen, belanja cetak dipangkas 75 persen, belanja sewa hotel dipangkas 100 persen dan belanja pemeliharaan selain jalan dan jembatan dipangkas 100 persen
Ia menjelaskan, efisiensi pemeliharaan mencakup gedung pemerintah, peralatan kantor, hingga sarana lainnya.
“Sementara untuk jalan dan jembatan, anggaran tetap dipertahankan karena menyangkut layanan publik dan konektivitas wilayah,” pungkasnya. (cdp/ded)
