Koperasi Bisa Tekan Pengangguran di Subang, Dekopinda Dorong Kemandirian Usaha

PASUNDANEKSPRES.ID – Ketua Harian Dekopinda Subang, IPTU (Purn) Hardoyo SE, menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mengentaskan pengangguran dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, koperasi terbukti menjadi badan usaha paling tangguh saat krisis moneter 1998.
“Koperasi adalah satu-satunya badan usaha yang tetap tegak berdiri saat krisis moneter. Tidak terlalu terdampak karena koperasi itu dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Hardoyo menjelaskan, koperasi memberi ruang bagi anggotanya untuk mengembangkan usaha melalui pembiayaan yang tepat guna. Ia menekankan bahwa pinjaman koperasi harus digunakan untuk kegiatan produktif, bukan konsumtif.
“Anggota diberikan kesempatan pinjam, tapi harus dijadikan usaha yang relevan dengan kemampuannya,” tambahnya.
Ia menyambut baik langkah pemerintah dalam menguatkan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, usaha-usaha yang dikembangkan KDMP dapat membuka peluang kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran.
“Maka dari itu, kami di Dekopinda akan bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk pendampingan dan pelatihan, agar koperasi bisa terus berkembang,” tegasnya.
Hardoyo juga mengungkapkan bahwa semakin banyak koperasi di Subang yang mendapatkan dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Dana tersebut mendorong tumbuhnya berbagai unit usaha, mulai dari pertanian, perikanan, hingga sektor produktif lainnya.
“Kita serapkan pada 150 anggota yang benar-benar pelaku usaha. Jika satu usaha mempekerjakan rata-rata lima pegawai, berarti sekitar 750 orang sudah terserap bekerja melalui koperasi,” jelasnya. (fsh/ded)
