Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

LPK CIS Cabang Subang Siapkan Tenaga Kerja Terampil ke Jepang Melalui Program Magang dan Kerja

Z
Zaenal AbidinEditor: Dobi Maulana
|14:21 WIB
Bagikan:
LPK CIS Cabang Subang Siapkan Tenaga Kerja Terampil ke Jepang Melalui Program Magang dan Kerja
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cakrawala Indonesia Sejahtera (CIS) cabang Subang terus berkomitmen mencetak tenaga kerja berkualitas yang siap bersaing di kancah internasional, khususnya di Jepang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cakrawala Indonesia Sejahtera (CIS) cabang Subang terus berkomitmen mencetak tenaga kerja berkualitas yang siap bersaing di kancah internasional, khususnya di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi magang kerja (Ginou Jisshusei) serta program kerja (Tokutei Ginou) yang saat ini banyak diminati oleh para pencari kerja di Indonesia.

Direktur PT Cakrawala Indonesia Sejahtera, Dadan Karmana, mengungkapkan kedua program tersebut dirancang untuk memberikan peluang bagi generasi muda agar dapat memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan di luar negeri, khususnya di Jepang yang dikenal dengan standar kerja tinggi.

Menurutnya, sebelum diberangkatkan ke Jepang, para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama enam bulan. Pelatihan ini mencakup pembelajaran bahasa Jepang sebagai bekal utama dalam berkomunikasi di lingkungan kerja.

Selain bahasa, peserta juga dibekali pemahaman mengenai budaya dan etika kerja di Jepang. Hal ini dinilai sangat penting mengingat perbedaan budaya kerja antara Indonesia dan Jepang yang cukup signifikan, sehingga peserta dapat beradaptasi dengan baik saat berada di sana.

Tak hanya itu, pelatihan juga difokuskan pada praktik sesuai bidang kerja masing-masing peserta. Dengan demikian, para siswa tidak hanya memiliki kemampuan teoritis, tetapi juga keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan proses untuk dapat berangkat ke Jepang tidaklah singkat. Setelah menyelesaikan pelatihan selama enam bulan, peserta akan mengikuti tahapan wawancara atau interview dengan perusahaan Jepang yang membutuhkan tenaga kerja.

"Apabila peserta dinyatakan lulus dalam proses interview tersebut, maka tahapan selanjutnya adalah pengurusan dokumen keberangkatan yang memerlukan waktu sekitar tiga hingga empat bulan hingga siap diberangkatkan," ungkapnya.

Namun, bagi peserta yang belum berhasil lolos interview, tidak perlu berkecil hati. Mereka tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti kembali proses interview pada job order berikutnya yang tersedia, sehingga peluang untuk berangkat ke Jepang tetap terbuka.

Dadan menambahkan, sistem ini dirancang agar setiap peserta memiliki kesempatan yang adil untuk meraih impian bekerja di Jepang, selama mereka memiliki kemauan dan kesiapan yang baik.

"Di akhir penyampaiannya, para peserta yang berhasil berangkat dapat menyelesaikan kontrak kerja dengan baik, setelah kembali ke Indonesia, para peserta mampu mengaplikasikan ilmu, pengalaman, serta keterampilan teknis yang diperoleh selama bekerja di Jepang untuk kemajuan diri dan pembangunan di tanah air," pungkasnya.(znl)

Berita Terbaru

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline17 menit lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline44 menit lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle1 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional3 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline3 jam lalu
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline3 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle3 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional4 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional4 jam lalu