Matangkan Kongres, Anggota Desak Hendra Boeng Tetap Nakhodai PSSI Subang

PASUNDANEKSPRES.ID -PSSI Kabupaten Subang menggelar rapat koordinasi dengan anggota menjelang kongres biasa tahun 2026. Pertemuan yang dilaksanakan di Sekretariat PSSI Kabupaten Subang, untuk mematangkan kongres biasa yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2026 mendatang.
Pada pertemuan tersebut, Ketua PSSI Kabupaten Subang, Hendra ‘Boeng’ Purnawan memaparkan gambaran yang akan dilaksanakan pada kongres biasa tahun 2026. Antara lain, evaluasi kegiatan tahun 2025 dan program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Hendra Boeng mengakui belum mencapai sempurna untuk kegiatan tahun 2025, namun akan dimaksimalkan pada tahun 2026. “Kegiatan tahun 2025 sudah dievaluasi dan akan dimaksimalkan tahun ini,” katanya.
Pada tahun 2026, banyak kompetisi yang akan digelar. Selain Piala Soeratis U13 dan 15 serta Bupati Cup U17, juga akan digelar Liga Jabar Istimewa U10, U12, U14 dan U19. Selain itu ada juga Piala Pertiwi dan Liga 4 Piala Bupati dan Gubernur. “Banyak kompetisi yang akan digelar dan harus siap menyelenggarakannya sesuai dengan regulasi yanh berlaku,” ungkapnya.
Selain kompetisi, Boeng melanjutkan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kursus lisensi pelatih sepak bola. Mulai dari D, C, B hingga A juga akan dilaksanakan kursus pelatih fisik, penjaga gawang dan lisensi C pelatih wanita. Kursus dan penyegaran wasit pun akan dilaksanakan, berikut coaching clinic untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis dan metode pelatihan praktis bagi pelatih.
“Semoga apa yang akan direncanakan bisa terlaksana dengan baik. Saya berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari rekan-rekan klub. Saya akan tetap fokus bersama PSSI Subang untuk melanjutkan program pembinaan dan pengembangan sepak bola di Kabupaten Subang,” tegas Hendra.
Paparan program tersebut, membuat anggota mendesak Hendra Boeng untuk tetap menakhodai PSSI Kabupaten Subang. Mereka menilai, peran dan kontribusi Hendra masih sangat dibutuhkan untuk pengembangan serta pembinaan sepak bola di Kabupaten Subang.
Salah satu perwakilan klub, Yopie Eka dari Panams, yang mewakili 39 klub anggota PSSI Subang, menegaskan sikap mayoritas anggota.
"Kami dari klub-klub anggota Askab PSSI Subang sepakat untuk mempertahankan Ketua Askab dan tidak menghendaki beliau dicalonkan di KONI. Kami masih membutuhkan sosok revolusioner sepak bola di kabupaten seperti beliau, yang memiliki visi dan misi jelas dalam pembinaan sepak bola di Kabupaten Subang,” ujar Yopie.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Hendra Purnawan, sejumlah program pembinaan mulai menunjukkan arah yang lebih terstruktur.
“Klub-klub anggota berharap kesinambungan program tersebut tetap terjaga demi kemajuan sepak bola daerah,” katanya.
Salah satu perwakilan anggota PSSI Kabupaten Subang dari Klub Binakarya, Nurhasim mengapresiasi program yamg dilaksanakan PSSI Kabupaten Subang.
Salah satunya pengembangan SDM, dengan menyelenggarakan kursus lisensi D dan mengikutsertakan lisensi C pelatih sepak bola di tahun 2025. Menurutnya, kursus lisensi D merupakan sertifikasi tingkat dasar, yang sangat dibutuhkan untuk melatih usia muda dan akar rumput.
“Kami berterima kasih kepada PSSI Kabupaten Subang, yang sudah berupaya mencetak pelatih berkualitas yang mampu membina pemain usia dini,” katanya.
Terlebih lagi, lanjutnya, Ketua PSSI Kabupaten Subang memaparkan program yang akan diselenggarakan pada tahun 2026. Selain peningkatan SDM, mulai dari lisensi D dan C, juga wasit serta berbagai kompetisi yang akan digelar, akan membawa kemajuan untuk sepak bola Kabupaten Subang. “Semoga sepak bola Subang semakin maju dan berkembang,” katanya.(ery)
