Menjadi Pengingat! Kaleidoskop Subang 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Truk dan Jam Rawan Sepanjang Tahun

PASUNDANEKSPRES.ID - Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Subang kembali dihadapkan pada sejumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar, khususnya truk, baik di jalur tol maupun jalan nasional dan provinsi. Rentetan kejadian ini menjadi catatan penting terkait keselamatan berkendara dan pengelolaan lalu lintas di wilayah Subang.
Di ruas Tol Cipali, beberapa kecelakaan tercatat terjadi di titik-titik krusial. Salah satunya kecelakaan di KM 96 arah Cirebon pada 22 Desember 2025 yang melibatkan dua kendaraan dan mengakibatkan dua orang luka-luka hingga harus dirawat di RS Hamori Subang. Selain itu, kecelakaan beruntun di KM 73 yang melibatkan truk bermuatan buah naga, trailer, bus, dan kendaraan lain juga sempat mengganggu arus lalu lintas, meski beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Tol Cipularang KM 96A juga menjadi sorotan setelah kecelakaan yang menimpa saudara kandung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Korban mengalami luka berat akibat patah tulang dan menjalani perawatan intensif di RS Hamori. Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan serius di jalur tol yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Tak hanya di jalan tol, kecelakaan truk juga terjadi di jalan arteri. Di Jalan Jenderal Ahmad Yani Subang, kecelakaan antara truk dan mobil pribadi terjadi pada jam sibuk pagi hari, menimbulkan luka ringan pada beberapa penumpang. Polisi menegaskan pentingnya konsentrasi berkendara, terutama di kawasan padat aktivitas.
Sementara itu, di wilayah Cijambe, dump truk bermuatan batu kembali terlibat kecelakaan setelah diduga hilang kendali dan bertabrakan dengan sepeda motor. Insiden ini menyebabkan korban luka berat dan kembali memunculkan kekhawatiran warga terhadap keselamatan di jalur Subang–Bandung.
Kaleidoskop kecelakaan sepanjang 2025 ini menjadi pengingat bahwa faktor jam operasi, kondisi fisik pengemudi, serta konsentrasi berkendara masih menjadi tantangan besar. Aparat kepolisian dan pengelola jalan pun terus mengimbau pengguna jalan agar lebih disiplin demi menekan angka kecelakaan di Subang.
