Minim SDM Lokal di Subang, KDM Soroti Tenaga Kerja BYD dan VinFast

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti minimnya penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri Subang dengan menyebut 8 dari 10 pekerja di perusahaan besar bukan warga setempat.
Dalam forum resmi tersebut, Dedi Mulyadi di yang akrab disapa KDM menilai derasnya investasi belum sepenuhnya berdampak pada masyarakat lokal, khususnya dalam hal kesempatan kerja.
“Karyawan di PT VinFast dan BYD kebanyakan orang luar. Dari 10 orang, hanya sekitar 2 orang yang berasal dari Subang,” tegasnya.
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan, mengingat Subang kini berkembang sebagai kawasan industri strategis di Jawa Barat. Namun, KDM mengingatkan agar pertumbuhan investasi tidak mengabaikan kepentingan tenaga kerja lokal.
Ia juga mempertanyakan peran Dinas Tenaga Kerja dalam menyiapkan sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia industri.
“Bagaimana Disnaker membantu calon pekerja di Subang agar penganggurannya bisa berkurang?” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya berbangga dengan masuknya investasi, tetapi harus memastikan masyarakat setempat menjadi bagian utama dari pertumbuhan tersebut.
KDM menegaskan perlunya langkah konkret dan terukur, mulai dari pelatihan kerja, sertifikasi, hingga penyesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
Momentum Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang, lanjutnya, harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar pembangunan tidak meninggalkan masyarakatnya sendiri.(hdi/ded)
