Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pastikan Tepat Sasaran, Bapanas Bersama Bulog Uji Petik Bantuan Pangan di Subang

D
Dadan RamdanEditor: Dede SM
|06:00 WIB
Bagikan:
Pastikan Tepat Sasaran, Bapanas Bersama Bulog Uji Petik Bantuan Pangan di Subang
Bapanas bersama Bulog saat melakukan uji petik penyaluran Bantuan Pangan tahun 2025 di Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Untuk memastikan bantuan pangan tahun 2025 tersalurkan tepat sasaran sesuai data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah pedesaan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) turun langsung ke desa dengan melakukan uji petik. Salah satunya dilaksanakan di Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Rabu (28/1/2026).

Audit atau uji petik ini dilakukan secara nasional dengan tujuan memastikan penerima manfaat tidak dikurangi haknya, yakni 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Selain itu, Bapanas juga memastikan tidak adanya pungutan liar (pungli) dalam proses penyaluran bantuan kepada KPM.

Bapanas bersama Perum Bulog telah menyalurkan bantuan pangan pada tahun 2025 dalam dua periode, yakni Juni–Juli dan Oktober–November. Bantuan tersebut disalurkan melalui Bulog ke desa-desa dengan jumlah penerima sesuai data konkret dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Bapanas hanya menerima data sasaran KPM dari Kementerian Sosial,” kata Auditor Bapanas, Euis Meliani.

Terkait adanya warga yang dinilai layak namun belum menerima bantuan, menurutnya hal tersebut dapat disiasati melalui mekanisme penggantian atau pembaruan menggunakan data cadangan. Namun demikian, proses tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus melalui tahapan verifikasi serta cross check lapangan.

Sementara itu, Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Pagaden, Dini Risna Hidayanti, S.E., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan di wilayahnya berlangsung sesuai prosedur dan data yang berlaku. Pihaknya tidak menemukan adanya pengurangan hak maupun jumlah penerima manfaat.

“Sesuai SOP, saat penyaluran kami turun langsung ke desa untuk meninjau proses penyalurannya,” kata Dini kepada Pasundan Ekspres.

Kepala Desa Kamarung, Kiki Akbar, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng pada tahun 2025 telah dilaksanakan sesuai prosedur serta data KPM yang ada, tanpa pungutan liar.

“Kami menyalurkan bantuan sesuai data yang ada, tidak mengurangi hak maupun jumlah bantuan, serta tidak ada pungli,” pungkasnya. (dan/ded)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional8 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang8 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang8 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang9 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional10 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang11 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional11 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle12 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang12 jam lalu