Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pupuk Subsidi Mudah, Petani di Subang Minta Tambahan Stok

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|21:30 WIB
Bagikan:
Pupuk Subsidi Mudah, Petani di Subang Minta Tambahan Stok
Petani di Pantura Subang melakukan pemupukan di lahan persawahan memanfaatkan pupuk bersubsidi.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - meski masih terdapat kendala teknis seperti keterlambatan distribusi, Sejumlah petani di Pantura Subang mengaku pupuk subsidi kini lebih mudah diperoleh di wilayah Pantura Subang.

Ahmad Fauzan, petani asal Kecamatan Legonkulon, mengatakan kemudahan tersebut dirasakan selama petani telah terdaftar sebagai penerima di UPTD Pertanian setempat.

“Saat ini pupuk subsidi relatif mudah didapat, asalkan sudah terdaftar. Jenisnya Urea dan Phonska,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, untuk lahan 4 hektare, dirinya memperoleh masing-masing 1.000 kilogram pupuk Urea dan 1.000 kilogram Phonska dalam satu musim tanam. Jumlah tersebut dinilai cukup memenuhi kebutuhan.

Menurut Ahmad, prosedur penebusan juga jelas. Petani cukup berkoordinasi dengan ketua kelompok tani terkait alokasi dan lokasi kios, serta membawa KTP saat pembelian.

“Kalau kebutuhan terpenuhi, kami tidak perlu beli pupuk non-subsidi yang harganya mahal,” katanya.

Penyaluran Pupuk Subsidi Sudah Lebih Tertib dan Membantu Petani

Hal senada disampaikan petani Desa Pusakajaya, Kecamatan Pusakajaya, Eka Rahmat. Ia menilai penyaluran pupuk subsidi saat ini sudah lebih tertib dan membantu petani, meski sempat terjadi keterlambatan distribusi.

“Alhamdulillah sekarang lebih mudah, walau sempat terlambat, tapi bisa cepat diatasi,” ujarnya.

Eka menjelaskan, selain melalui kartu tani dalam RDKK, petani penggarap juga dapat mengakses pupuk subsidi melalui rekomendasi kelompok tani dengan melampirkan KTP dan dokumentasi pengambilan.

Meski demikian, para petani berharap pemerintah terus meningkatkan pelayanan, terutama dalam hal sosialisasi agar tidak ada petani yang tertinggal dalam proses pendaftaran.

“Sosialisasi harus lebih menyeluruh, dan stok pupuk juga perlu ditambah,” tuturnya.

Selain pupuk, petani juga berharap adanya subsidi untuk obat-obatan pertanian guna meningkatkan kualitas hasil panen.

“Kalau obat juga disubsidi, hasil padi bisa lebih maksimal dan harga gabah meningkat,” pungkasnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 menit lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 menit lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang35 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang46 menit lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang1 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional2 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang3 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang4 jam lalu