Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Subsidi Masih Jadi Primadona, Pembangunan Perumahan Subang Terus Bergeliat

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|20:00 WIB
Bagikan:
Rumah Subsidi Masih Jadi Primadona, Pembangunan Perumahan Subang Terus Bergeliat
Kepala DPKP Kabupaten Subang, Indratno Bayuaji bersama tim usai berdiskusi terkait perkembangan perumahan di Kabupaten Subang.

PASUNDANEKSPRES.ID – Kebutuhan masyarakat terhadap rumah terjangkau masih menjadi penggerak utama sektor properti di Kabupaten Subang. Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri dan permukiman baru, rumah subsidi masih mendominasi pembangunan perumahan yang dilakukan para pengembang.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) Kabupaten Subang, Indratno Bayuaji, mengungkapkan mayoritas proyek perumahan yang berkembang saat ini masih mengandalkan skema subsidi karena menjadi segmen yang paling diminati masyarakat.

"Rata-rata perumahan itu pasti ada subsidinya, karena yang paling banyak diminati masyarakat saat ini memang perumahan subsidi. Walaupun ada unsur komersialnya, pasar terbesar masih di sektor subsidi," ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Rabu (24/6).

Indratno menyebutkan saat ini terdapat sekitar delapan pengembang yang masih aktif membangun perumahan di Kabupaten Subang. Sebagian proyek telah rampung, sementara lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Pembangunan Perumahan Karena Tingginya Kebutuhan Hunian

Pertumbuhan paling signifikan terjadi di Kecamatan Subang dan Kecamatan Kalijati. Kedua wilayah tersebut menjadi lokasi favorit pembangunan perumahan baru karena tingginya kebutuhan hunian dan berkembangnya aktivitas ekonomi di sekitarnya.

"Untuk yang aktif pembangunan sekarang memang ada beberapa titik, terutama di Kecamatan Subang. Ada sekitar empat sampai lima lokasi yang masih berjalan. Selain itu, Kalijati juga menjadi salah satu wilayah yang mengalami perkembangan," katanya.

Di tengah meningkatnya pembangunan perumahan, DPKP memastikan pengawasan terhadap kualitas fasilitas umum dan fasilitas sosial tetap menjadi prioritas. Pemerintah ingin memastikan setiap perumahan yang diserahkan kepada daerah memiliki infrastruktur yang layak.

Pengawasan dilakukan mulai dari kesiapan lahan, kondisi jalan lingkungan hingga penyediaan fasilitas pendukung lainnya sebelum proses serah terima dilakukan.

"Yang kami awasi terutama fasos dan fasum, termasuk pengadaan lahan serta kondisi jalan sebelum diserahterimakan. Kami berkepentingan memastikan mutu fasilitas yang nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah," jelasnya.

DPKP juga memastikan proses perizinan bagi pengembang terus dipermudah selama seluruh persyaratan dipenuhi. Pemerintah daerah membuka ruang komunikasi agar pembangunan perumahan dapat berjalan sesuai regulasi dan tetap memenuhi kewajiban terhadap masyarakat.

Meski menghadapi tantangan ekonomi global, aktivitas pembangunan perumahan di Kabupaten Subang masih menunjukkan tren positif. Pemerintah optimistis sektor ini akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan hunian dan berkembangnya kawasan industri di wilayah Subang.(znl/ysp)

Berita Terbaru

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Nasional42 menit lalu
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional1 jam lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat1 jam lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional1 jam lalu
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional1 jam lalu
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Nasional1 jam lalu
KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

Jawa Barat1 jam lalu
Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Nasional1 jam lalu
Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Purwakarta2 jam lalu