Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sakit Hati dan Nafsu Birahi Berujung Maut, Motif Pembunuhan Pemilik Warung Remang-remang di Pantura Terungkap

C
Cindy Desita Putri Editor: Rian Alfian
|13:46 WIB
Bagikan:
Sakit Hati dan Nafsu Birahi Berujung Maut, Motif Pembunuhan Pemilik Warung Remang-remang di Pantura Terungkap
Kapolres Subang, AKBP Dony EKo Wicaksono saat didampingi Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun saat pres release ungkap kasus pembunuhan. CINDY DESITA PUTRI / PASUNDAN EKSPRES.

SUBANG - Misteri kematian tragis seorang pemilik warung remang-remang di jalur Pantura, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, akhirnya terkuak.

Polisi mengungkap, pembunuhan tersebut dipicu motif sakit hati yang bercampur nafsu pelaku, hingga berujung aksi kekerasan mematikan disertai pencurian.

Pelaku berinisial AR (44) berhasil ditangkap dalam waktu singkat oleh aparat kepolisian. Ia diamankan pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di wilayah Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergis Tim Resmob Sat Reskrim Polres Subang bersama Ditreskrimum Polda Jawa Barat serta dukungan Polres Bogor,” terangnya dalam konferensi pers di Mapolres Subang, Kamis (26/3/2026).

Dony mengungkupkan, kasus ini mencuat setelah warga menemukan korban, NA (47), dalam kondisi meninggal dunia di dalam warung kopi sekaligus tempat karaoke di wilayah Patokbeusi, Selasa (24/3/2026) malam.

“Korban yang merupakan warga Tasikmalaya ditemukan sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan diduga telah meninggal lebih dari satu hari,” ungkapnya.

Saksi mata, Ujang Suhana, kata Dony, mengaku awalnya diminta oleh seorang pemandu lagu untuk memeriksa kondisi warung tersebut.

“Saya lihat pintu tertutup tapi lampu dan TV masih menyala. Terus mencium bau tidak sedap, akhirnya saya lapor polisi,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, petugas dari Polsek Patokbeusi bersama tim Inafis Polres Subang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku merupakan pelanggan yang kemudian ikut bekerja di tempat usaha korban. Peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (21/3/2026) pagi.

Dony menjelaskan, saat itu pelaku mendatangi korban yang berada di kamar mandi dan mengajak berhubungan intim. Namun ajakan tersebut ditolak oleh korban, yang menganggap hubungan mereka sebatas seperti saudara.

Penolakan itu memicu emosi pelaku. Dalam kondisi marah, pelaku kemudian mengambil balok kayu dan memukul kepala korban dari arah belakang secara berulang hingga korban tak berdaya.

“Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat trauma tumpul di bagian kepala yang menyebabkan perdarahan fatal,” jelas Dony.

Tak berhenti di situ, pelaku juga menggasak sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya dua unit ponsel, uang tunai, jam tangan, tas berisi identitas, serta sepeda motor.

Motor milik korban bahkan sempat digadaikan oleh pelaku di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, seharga Rp3,5 juta sebelum akhirnya ia melarikan diri ke Bogor.

Dony menyampaikan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kejahatan, khususnya yang mengancam nyawa dan harta benda masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” tutupnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta menelusuri barang bukti tambahan. (cdp)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta15 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta25 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional1 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga3 jam lalu