Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Solusi Kadisdikbud Kab. Subang dalam Menangani Ketimpangan Mutu Guru dan Anak Tidak Sekolah

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|12:45 WIB
Bagikan:
Solusi Kadisdikbud Kab. Subang dalam Menangani Ketimpangan Mutu Guru dan Anak Tidak Sekolah
Kadisdikbud Kab. Subang, Heri Sopiandi memamparkan beberapa masalah pendidikan di Subang, beserta solusinya dalam Podcast Bincang-Bincang Pasundan (Image From: Screenshot/YouTube Pasundan Ekspres TV)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurut Wikipedia, Pendidikan merupakan proses pewarisan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus pengembangan sifat dan karakter manusia.

Dalam hal ini, pendidikan menjadi penunjang utama dalam mencapai masa depan yang lebih baik. 

Kabupaten Subang saat ini menghadapi berbagai tantangan di sektor pendidikan yang membutuhkan penanganan serius dan terencana.

Berdasarkan pemaparan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Heri Sopiandi, S.Sos.,M.M.Pd., mengemukakan bahwa ada tiga permasalahan utama pendidikan, salah satunya adalah ketimpangan mutu guru dan akses pendidikan. 

"Kita melihat kepada layanan akses yang merata dan berkeadilan. Akses layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan ini ada dua sisi. Satu sisi mengarah kepada mutu kualitas guru," ucap Heri Sopiandi, dikutip dari Podcast Bincang-Bincang Pasundan, Jumat (19/12). 

Ia berharap bahwa kualitas guru bisa merata di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Subang. Karena saat ini, kualitas guru masih terkonsentrasi di sekolah-sekolah tertentu yang menjadi favorit masyarakat, seperti SMP negeri favorit yang menjadi panutan masyarakat.

Tentunya hal tersebut disebabkan kualitas guru yang baik, sehingga ada nilai yang terdapat di sekolah tersebut. Sementara sekolah di wilayah lain, khususnya daerah pinggiran dan selatan Subang, masih tertifnggal dari sisi kualitas guru dan kepercayaan publik. 

Maka dari itu, pemerintah daerah berupaya agar mutu guru dapat merata hingga ke seluruh wilayah, baik di utara, tengah, maupun selatan Kabupaten Subang. 

"Bupati berharap ini harus menyebar. Jadi, nanti kualitas guru yang ada di Pamanukan, Cipeundeuy, Pusakanegara ini harus merata. Sehingga orang tua murid menyekolahkan anak ada kepercayaan nilai yang bagus," tungkasnya. 

Solusi untuk meningkatkan mutu atau kualitas guru ini di antaranya peningkatan kapasitas guru melalui kegiatan kelompok mata pelajaran minimal 12 kali per tahun. Pemanfaatan dana BOS untuk mendukung pelatihan dan diskusi guru.

Evaluasi berkala setiap triwulan yang hasilnya dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan dinas. Selain itu, Kabupaten Subang masih menghadapi persoalan anak tidak sekolah atau anak putus sekolah.

Tercatat sekitar 19.000 anak berada di luar sistem pendidikan formal, baik karena faktor ekonomi, sosial, pernikahan diri, maupun kurangnya motivasi dan akses. 

Solusi untuk anak tidak sekolah (ATS) ini, pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah desa melalui operator desa untuk mendeteksi, memverifikasi, dan mengintervensi kasus anak putus sekolah agar mereka dapat kembali mengakses pendidikan. 

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline6 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu