Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tari Doger Kontrak, Kesenian Asal Subang yang Hampir Punah

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|12:59 WIB
Bagikan:
Tari Doger Kontrak, Kesenian Asal Subang yang Hampir Punah
Tari Doger Kontrak (Foto: Laman resmi Pemkab Subang)

PASUNDAN EKSPRES - Tari Doger Kontrak yang dikenal sebagai kesenian rakyat asal Subang memiliki sejarah panjang pada masanya, bahkan tarian ini nyaris punah.

Selain kesenian Sisingaan, ada salah satu kesenian asal Subang yang masih jarang diketahui oleh masyarakat Subang yaitu Tari Doger Kontrak.

Mengutip dari laman resmi Pemkab Subang, Tari Doger Kontrak merupakan kesenian rakyat asal Subang yang dibawakan oleh penari wanita (Ronggeng) yang ditampilkan sebagai hiburan di wilayah perkebunan.

Adapun tarian ini hampir mirip dengan tari ronggeng dan menjadi hiburan bagi para buruh dan orang-orang Belanda pada masa Hindia Belanda.

Melansir dari jurnal yang diterbitkan ISBI Bandung, istilah doger merujuk pada penari wanita yang biasa disebut ronggeng dalam kesenian Ketuk Tilu.

Sementara istilah Kontrak merupakan nama sebuah tempat perkebunan di mana masyarakat Jawa Barat pada masa lalu menyebut dengan "kontrak".

Adapun istilah lain doger kontrak dikaitkan dengan istilah kuli kontrak dalam sistem perkebunan di Jawa Barat pada masa Hindia Belanda.

Kemunculan Tari Doger Kontrak tidak dapat lepas dari tumbuhnya perkebunan-perkebunan swasta yang berada di bawah perusahaan P&T Lands (Pamanoekan en Tjiasemlanden).

Pada masa itu, Subang menjadi pusat administrasi P&T Lands yang dimiliki oleh tuan tanah asal Belanda bernama Peter Willem Hofland.

Menurut Iim Imadudin dalam jurnal "Dampak Kapitalisme Perkebunan Terhadap Perubahan Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Subang 1920-1930", para buruh yang bekerja di perkebunan kerap mengalami kejenuhan, sementara para tuan tanah memiliki kepentingan sendiri untuk menyambut dan menghibur para tamunya.

Oleh karena itu, pihak perkebunan P&T Lands menggelar hiburan bagi masyarakat sekitar dengan mengundang hiburan rakyat bagi orang-orang Sunda, termasuk doger kontrak.

Mereka mengundang para penari wanita yang berasal dari pantai utara Subang dengan mempertunjukkan tari doger kontrak untuk menghibur para buruh.

Hal ini menjadi cikal bakal tari Doger Kontrak populer di kawasan perkebunan dan menjadi hiburan bagi para buruh dan tuan tanah Belanda.

Kendati Tari Doger Kontrak populer pada masa Hindia Belanda, namun tarian ini hampir punah dan dilupakan selama puluhan tahun.

Pada awal 1970-an, sekelompok dosen dari Akademi Seni Tari/ Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung (kini ISBI Bandung), termasuk Nanu Munajar Dahlan, Iyus Rusliana, dan Dindin Rasidin, mulai menaruh perhatian pada kesenian Doger yang hampir punah.

Mereka mulai mencoba merevitalisasi pertunjukan doger dengan proses penelitian yang cukup panjang dan melakukan rekonstruksi kesenian tersebut sesuai dengan aslinya.

Bahkan, tari Doger Kontrak kini menjadi salah satu tarian yang dipelajari di Jurusan Tari ISBI Bandung sebagai bentuk pelestarian kesenian rakyat asal Jawa Barat itu. (inm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle11 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang12 jam lalu