TNI Bareng Warga Bangun Jembatan Gantung di Desa Sukahurip-Cijambe

PASUNDANEKSPRES.ID - Tahap pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, kini telah mencapai progres 97% tahap penyelesaian atau finishing.
Di lokasi pembangunan, terlihat anggota TNI bersama warga bergotong royong menyelesaikan bagian konstruksi, mulai dari pemasangan lantai jembatan hingga penguatan tali sling dan rangka. Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengerjaan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan sebelum Lebaran Idul Fitri nanti.
“Kami optimis pada momen Lebaran tahun ini jembatan sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Pengerjaan saat ini terus kami percepat agar segera selesai dan memberikan manfaat bagi warga,” katanya.
Jembatan gantung dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 1,2 meter ini nantinya akan menjadi akses penghubung utama antara Kampung Kepuh dengan pusat Desa Sukahurip.
Sebelumnya, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh serta menghadapi risiko saat menyeberangi sungai, terutama saat debit air meningkat.
Daru (56) salah satu warga yang turut membantu pengerjaan mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut keberadaan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat.
“Kami sangat terbantu, apalagi kalau nanti sudah bisa dipakai saat Lebaran. Aktivitas kami pasti jadi lebih mudah,” tuturnya.
Dengan progres yang hampir rampung, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan segera selesai tepat waktu sehingga dapat digunakan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas saat momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.(dan)
