Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Viral Pengakuan Setoran Tambang Ilegal, Polres Subang Segel Lokasi Galian Ilegal

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|10:40 WIB
Bagikan:
Usai Viral Pengakuan Setoran Tambang Ilegal, Polres Subang Segel Lokasi Galian Ilegal
Polres Subang saat menyegel lokasi galian ilegal dengan memasang garis polisi.

PASUNDANEKSPRES, SUBANG-Satreskrim Polres Subang menindak dugaan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah Kabupaten Subang.

Dalam operasi pengecekan serentak pada Minggu (24/5/2026), polisi memeriksa tiga titik lokasi tambang ilegal dan langsung menyegel salah satu area yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan tanpa izin.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Subang AKP Muhammad Imam Fadhil bersama personel Unit Tipidter sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas galian ilegal yang dinilai merusak lingkungan serta berpotensi merugikan negara.

Pengecekan pertama dilakukan di lokasi galian sirtu di Desa Sumurbarang, Kecamatan Cibogo sekitar pukul 13.00 WIB. Di lokasi tersebut, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan, alat berat maupun pengelola tambang.

Meski demikian, polisi tetap melakukan pendataan dan meminta keterangan warga sekitar guna memastikan aktivitas ilegal tidak kembali beroperasi.

Selanjutnya, tim bergerak ke lokasi galian tanah merah di Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Di lokasi ini, petugas menemukan satu unit alat berat tanpa operator di area perkebunan rambutan yang diduga dijadikan lokasi penggalian ilegal.

Tanpa menunggu lama, polisi langsung memasang garis polisi atau police line di akses masuk lokasi sebagai bentuk penghentian aktivitas.

“Penyegelan dilakukan sebagai langkah tegas terhadap setiap indikasi aktivitas pertambangan tanpa izin,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Pengecekan terakhir dilakukan di lokasi galian sirtu di Desa Saradan, Kecamatan Pagaden sekitar pukul 17.00 WIB

. Petugas kembali tidak menemukan aktivitas penambangan, namun sejumlah kendaraan pengangkut material yang terparkir di area lokasi menjadi perhatian aparat dan kini tengah didalami keterkaitannya dengan dugaan aktivitas ilegal.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan penanganan PETI tidak bisa dilakukan sendiri dan membutuhkan koordinasi lintas instansi.

Polrres Subang Tindak Tegas

Menurutnya, Polres Subang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Satpol PP untuk melakukan verifikasi legalitas seluruh lokasi galian yang diperiksa.

“Polres Subang tidak akan mundur. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal dan merusak lingkungan,” tegasnya.

Ia menyampaikan, aktivitas pertambangan tanpa izin merupakan tindak pidana serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara Pasal 158, pelaku PETI terancam pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga mengatur ancaman pidana satu hingga 10 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar bagi pelaku perusakan lingkungan dan kegiatan tanpa izin lingkungan.

Sebelumnya, viralnya video percakapan di kanal YouTube milik Dedi Mulyadi pada Sabtu (23/5/2026), yang memperlihatkan pengakuan seorang pengusaha tambang terkait dugaan praktik setoran kepada oknum aparat agar aktivitas tambang tetap berjalan.

Dalam video tersebut, pengusaha mengaku aktivitas tambang tanah yang dijalankan beberapa kali ditutup aparat, mulai dari Satpoldam, Polres hingga Polsek, namun kembali beroperasi.

“Sering ditutup. Pernah sama Satpoldam, Polres, Polsek. Ditutup, buka lagi terus,” ujar pengusaha dalam percakapan tersebut.

Ia juga mengaku harus mengeluarkan dana operasional hingga puluhan juta rupiah setiap bulan dari tiga titik tambang yang dikelola. (cdp)

Berita Terbaru

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat1 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta1 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang1 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang2 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline3 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline3 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline4 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle5 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline6 jam lalu